Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva dan Penggunaan Marketplace sebagai Platform Penjualan kepada Kelompok Usaha Gollu Rade Lice Sari; Julita Then; Holly Felisa
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1579

Abstract

Data menunjukkan bahwa selama pandemi penurunan penjualan sebesar lebih dari 75% dialami oleh 47,44% usaha penjualan offline/fisik, 40,17% usaha penjualan online, dan 39,41% usaha dengan metode penjualan offline sekaligus online. Melihat angka penurunan penjualan ini, tidak banyak UMKM yang kemudian melakukan perluasan pasar melalui ekosistem digital. Kelompok usaha Gollu Rade merupakan UMKM yang mau memperluas jangkauan pasar keluar area penjualannya saat ini dan salah satunya adalah dengan ekosistem digital melalui menjualan di marketplace dan dengan melalukan pemasaran media sosial. Namun dalam pengembangan usahanya, kelompok usaha ini mengalami beberapa kesulitan, diantaranya permasalahan mengenai biaya pengiriman yang cukup tinggi, kurangnya pengetahuan mengenai penggunaan media sosial sebagai media pemasaran, dan kurangnya kemampuan untuk membuat desain media pemasaran. Beranjak dari permasalahan yang dihadapi oleh kelompok usaha Gollu Rade ini, mahasiswa dan dosen Fakultas Pariwisata Pelita Harapan bekerjasama dengan Service Learning Program memberikan pelatihan melalui kegiatan PkM kepada kelompok usaha Gollu Rade. Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan tujuan memberikan pengetahuan serta meningkatkan kemampuan kelompok usaha ini dalam menggunakan dan memanfaatkan marketplace untuk memperluas jangkauan penjualan sekaligus juga diajarkan mengenai penggunaan media sosial sebagai salah satu media pemasaran. Pelatihan penggunaan aplikasi Canva ditujukan agar dapat membuat desain sederhana yang dapat digunakan dalam pemasaran media sosial ataupun pemasaran offline. Anggota kelompok usaha Gollu Rade melalui evaluasi kegiatan menyatakan bahwa mereka mendapatkan pengetahuan baru yang sebelumnya tidak mereka ketahui dan akan menggunakan pengetahuan dan keahlian baru ini untuk memperluas penjualan produk mereka.
PENGENALAN BUDIDAYA MAGGOT SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA CIAKAR, KABUPATEN TANGERANG Julita Then; Johannes Kurniawan; Reagan Brian
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2647

Abstract

Ciakar Village in Panongan District, Tangerang Regency, has great potential as an eco-based agro-tourism area due to its agricultural resources and active community groups such as farmer groups (POKTAN) and women’s associations (PKK). However, the village faces major challenges, including suboptimal management of household organic waste and agricultural residues, as well as the previous failure of Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation. This Community Service Program aims to provide an appropriate technological solution through training on BSF maggot cultivation as an efficient and economically valuable method of organic waste management. The implementation method consists of three stages: (1) interviews and field observations to map existing conditions; (2) technical training on maggot cultivation, organic waste processing, construction of semi-permanent cages using local materials, and socialization of waste separation; and (3) evaluation through reflection and the formation of a sustainable management team. The results show increased knowledge and skills among partners in maggot cultivation and waste management, as well as higher awareness of environmental issues. A prototype BSF maggot cage made from bamboo was produced, and a joint management group from POKTAN and PKK was established. This program creates new economic opportunities and supports the development of Ciakar Village as an educational agro-tourism destination.