Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Storyteller sebagai Agen Budaya Magdalena Lestari Ginting
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1675

Abstract

Berbicara di depan umum adalah proses berbicara kepada sekelompok orang dengan cara terstruktur yang disengaja dengan maksud untuk menyampaikan informasi, persuasi, maupun sebagai entertain. Berbicara di depan umum memerlukan keterampilan bertutur dalam aturan bahasayang baik. Di sisi lain, secara psikologis ada ketakutan dan kegelisahan menjadi penghambat bagi orang yang belum pernah melakukan public speaking. Dalam berbagai kesempatan, kegiatan public speaking diperlukan karena adanya protocol yang akan menentukan sebuah keberhasilan sebuah acara. Sehingga hampir setiap kegiatan, identik dengan aktivitas yang mensyaratkan pembicara utama atau pembawa acara. Maka dari itu, keterampilan untuk dapat berbicara di depan forum sangatlah penting di jaman sekarang. Pengabdian masyarakat yang dilakukan kali ini memberikan sebuah ketrampilan story telling yang memampukan seseorang menyajikan sebuah cerita yang kepada orang lain dengan tujuan untuk menyampaikan pesan atau informasi yang bersifat mendidik. Bercerita pada anak usia dini diharapkan dapat membantu anak untuk mampu mendengar sesama dan menjadi sarana dalam memahami suatu budaya.