Zuyyina Candra Kirana
Institut Agama Islam Hasanuddin Pare Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembentukan Karakter Religius Santri di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Kediri Melalui Kegiatan Mujahadah Zuyyina Candra Kirana; Deden Dienul Haq
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 12 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2022.12.2.225-241

Abstract

Tradisi mujahadah tidak terlepas dari amalan yang sebenarnya sudah ada (seperti dzikir dan istighosah) dan dipraktekkan oleh para leluhur kita, para kyai dan para tokoh pahlawan sebagai bentuk riyadhah, untuk menggembleng diri sendiri serta mendekatkan diri kepada Allah Swt. Kegiatan mujahadah ini juga dilakukan di pondok pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean Kediri. Maka dalam pembentukannya dengan melalui proses kegiatan mujahadah ini salah satunya adalah wirid di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Kediri, dan upaya membentuk nilai-nilai karakter religius santri melalui kegiatan mujahadah wirid. Bentuk kegiatan mujahadah wirid di pondok pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean Kediri ini terdiri dari tiga macam mujahadah, yaitu mujahadah harian yang dilakukan setiap hari setelah sholat Isya’ dengan waktu 15 menit, kemudian yang kedua mujahadah mingguan yang dilakukan setiap malam Jum’at dengan waktu kurang lebih 1 jam, dan yang terakhir mujahadah tahunan yang dilakukan setiap tanggal 12 Rabiul Awal dengan bacaan 20 aurad. Sedang dalam upaya membentuk nilai-nilai karakter religius santri di pondok pesantren Fathul Ulum Kwagean Kediri selain dengan mujahadah juga dilakukan melalui beberapa kajian-kajian keilmuan seperti ilmu fiqih, usul fiqh, hadist, adab/akhlak dan yang lainnya, tapi yang menjadi pokok utama di Kwagean yaitu kitab Ihya ‘Ulumudin. Mujahadah ini juga mempunyai kaitan yang erat dalam pembentukan karakter religius santri yang mana santri mampu memiliki sikap istiqomah dalam beribadah dan mampu menggemaban tanggung jawabnya sebagai seorang santri.