Ressi Maulidina Delijar
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Gaya Bahasa Pada Lirik Lagu 《伟大的渺小》 (Wěidà de miǎoxiǎo) Karya 林俊杰 (JJ Lin) Bella Fitriandini; Ressi Maulidina Delijar
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.173

Abstract

In making literary, it is often found there is a style of language in every writing. Not only found in poetry or stories, but language style is also often found in song lyrics. By paying attention to the use of language style in song lyrics, this study discusses the analysis of language style in a mandarin song entitled 伟大的渺小》(Wěidà de miǎoxiǎo/Little Big Us) by 林俊杰 (Línjùnjié/JJ Lin). The purpose of this study are (1) describe the types of language style used in JJ Lin's song lyrics (2) describe the relationship between language style and the meaning contained in JJ Lin's song lyrics. By using qualitative methods and a stylistic approach, this study can describe the types of language styles and meanings contained in the lyrics of the song. The results of this study indicate that the use of hyperbole is the most dominant type of language style in JJ Lin's song lyrics and it is found the message the songwriter wants to convey to his listeners.Keywords: Language style; song lyrics; meaning
Pelestarian Budaya Peranakan Tionghoa Wayang Potehi pada Masa Pandemi COVID-19 Rizka Ayul Khuluqiyah; Ressi Maulidina Delijar
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.172

Abstract

The COVID-19 pandemic has not only dimmed economic activity, but also cultural activity. To keep cultural activities alive within the limitations of mobility, efforts have been made to keep the culture alive. In particular, this study describes the efforts taken in preserving the Chinese-Peranakan culture of wayang potehi by the Wayang Gubug Museum Mojokerto during the COVID-19 pandemic. This study was conducted by looking at the significance of the preservation of the Chinese culture of the Peranakans as one of the cultural treasures in Indonesia. This study uses a qualitative descriptive method to find out how the efforts to preserve wayang potehi by the Wayang Gubug Museum Mojokerto during the pandemic using functional structural theory. The study was conducted by means of field observations and in-depth interviews with a tour guide from the Gubug Wayang Museum and literature studies. Based on the results of the study, to preserve art and culture carried out by the Wayang Gubug Museum Mojokerto during the COVID-19 pandemic, 2 digitalization efforts were carried out by relying on social media platforms that were already available such as Youtube, Instagram, and Tiktok. This is done to reach a wider audience. As for the area around Mojokerto, the Gubug Wayang Museum also carries out limited educational programs to schools by complying strict health protocols.Keywords: Preservation; Wayang Potehi; COVID-19 Pandemic
ANALISIS SEMIOTIK PUISI《致橡树》ZHI XIANGSHU KARYA 舒婷 SHUTING Fifty Bias Tabitatia; Ressi Maulidina Delijar
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.196

Abstract

Puisi merupakan sebuah karya sastra yang mengungkapkan perasaan batin penulis melalui pemilihan kata atau diksi yang di dalamnya terdapat pemikiran dan perasaan penyair. Selain itu, puisi merupakan karya sastra yang memiliki unsur kebahasaan yang dapat mengekspresikan suatu kepribadian. Oleh karena itu, setiap orang bisa menghasilkan karya sastra puisi yang memiliki gaya bahasa yang khas, yaitu bahasa yang memuat tanda-tanda, atau semiotik dalam unsur pembentuknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ikon, indeks, dan simbol dalam puisi dengan kajian semiotik. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika. Sumber data penelitian ini adalah puisi berjudul《致橡树》Zhi Xiangshu, karya 舒婷 Shuting. Pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan cara mengidentifikasi dan menandai tanda tanda berupa ikon, indeks, simbol yang terdapat dalam puisi. Berdasarkan analisis tersebut ditemukan beberapa temuan. Pada ikon terdapat 19 data yang terdiri dari kata, seperti kata aku, daun, akar. Pada Indeks terdapat 6 data yang terdiri dari kutipan puisi, seperti tidak hanya seperti mata air merupakan indeks sebab, membawa sejuknya kegembiraan sepanjang tahun merupakan indeks akibat. Pada simbol terdapat 15 data terdiri dari kata, gabungan kata dan frasa, seperti kata lagu yang monoton, mata air. Adanya ikon, indeks dan simbol yang ditemukan menunjukkan bahwa semiotika memiliki peran penting dalam membangun puisi, sehingga puisi bisa memberikan gambaran dan pemahaman kepada pembaca. Inilah sebabnya semiotika sangat penting untuk dipelajari, karena bahasa dan semiotika tidak bisa dipisahkan.Kata Kunci : Karya Sastra, Puisi, Semiotik