Syahrus Sela Kamalaul Haybati
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KECERDASAN MORAL PERSPEKTIF IMAM AL-GHOZALI TERHADAP ANAK USIA DINI Syahrus Sela Kamalaul Haybati
Al Hikmah Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ah.v8i2.13112

Abstract

Anak usia dini merupakan usia dimana semua pengetahuan dan perkembangan harus mulai di rangsangkan. Pengetahuan sebagai sumber kehidupan dunia dan akhirat. Pendidikan moral anak atau lebih dikenal dengan akhlak anak akan menuju sempurna apabila menggunakan tatanan agama yang benar. Salah satu sikap dasar yang harus dimiliki oleh anak agar mempunyai sikap yang baik dan benar adalah memiliki sikap, moral dan keagamaan yang baik sebagai umat Tuhan. Oleh karena itu seorang guru dalam pendidikan anak usia dini harus selalu berupaya dalam berbagai cara agar dapat membimbing anak mempunyai kepribadian yang baik yang dilandasi dengan nilai moral dan agama. Menurut Imam Al- Ghazali moral sama dengan khuluq, yang artinya akhlak. Dalam pandangannya, penanaman moral lebih baik dan lebih dianjurkan sejak usia dini. Tujuan pendidikan moral dalam pandangan Imam Al-Ghazali adalah membentuk manusia yang suci jiwanya dalam rangka mendekatkan diri pada Allah. Sumber pendidikan moral menurut al-Ghazali adalah wahyu dan melalui bimbingan yang ketat melalui syaikh (guru) sehingga kurang mengoptimalkan fungsi akal. Materi pendidikan moral al-Ghazali adalah: metode pembiasaan, metode keteladanan, dan metode tazkiyah an-nafs (penyucian jiwa). Oleh karena itu seorang guru PAUD harus berupaya dengan berbagai cara agar dapat membimbing anak didiknya mencapai kecerdasan moral yang sebenar-benarnya agar mempunyai kepribadian yang baik. Salah satunya pemahaman imam Ghozali tentang kecerdasan moral anak usia dini yang sudah banyak diketahui.