Peserta didik merupakan individu yang belum dewasa atau individu yang terus mengalami perubahan, perkembangan baik secara fisik, mental maupun fikiran. Sehingga memerlukan bantuan, bimbingan dan arahan dari seorang guru dalam membentuk perilaku serta sebagai bagian dari structural proses pendidikan. Melalui jalur, jenjang dan jenis pendidikanlah perilaku peserta didik akan terbentuk, selain itu juga faktor dari dalam maupun dari luarpun dapat mempengaruhi proses perkembangannya. Adapun yang melatarbelakangi masalah penelitian ini yaitu kurangnya pemahaman akhlak atau adab-adab siswa serta pentingnya pemahaman ibadah. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru pendidikan agama Islam dalam penanaman nilai-nilai Islam peserta didik di SDIT Shahabat Plupuh Sragen. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini ialah Guru PAI dan siswa siswi SDIT Shahabat Plupuh Sragen. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif-naratif untuk mendeskripsikan hasil penelitian berupa wawancara dengan guru PAI dan observasi yang telah dilakukan. Hasil penelitian ini adalah mendeskripsikan bahwa peran guru pendidikan agama Islam penanaman nilai-nilai Islam pada peserta didik sangat besar dimana guru merupakan teladan dan panutan bagi siswanya untuk segala aktivitas baik di sekolah maupun di lingkungannya. Penanaman nilai-nilai Islam peserta didik di SDIT Shahabat Plupuh Sragen dengan cara pelakasanaan mabit, pembiasaan shalat dhuha, salat berjama’ah dan shalat Jum’at, dan Tadarus Al-Qur’an.