Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mekanisme Pengambilan Keputusan Penetapan Peraturan Daerah Provinsi Papua di Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Duta Mustajab; Muhammad Sawir; Siti Fatimah; Muhamad Yamin Noch
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i2.948

Abstract

Fenomena empiris di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menunjukkan adanya paradoks dalam proses legislasi, di mana tahapan formal telah dijalankan secara prosedural, namun partisipasi publik masih terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran. Selain itu, pengambilan keputusan cenderung dipengaruhi oleh dinamika politik antar fraksi melalui mekanisme lobi, yang berpotensi menggeser substansi kebijakan dari orientasi kepentingan masyarakat menuju kompromi politik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme legislasi dan pengambilan keputusan dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) di Dewan Perwakilan Rakyat Papua dalam konteks Otonomi Khusus. Urgensi penelitian ini didasarkan pada kompleksitas proses legislasi daerah yang melibatkan berbagai aktor, serta tantangan dalam mengintegrasikan aspek prosedural dan partisipatif dalam pembentukan kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengambilan keputusan terdiri dari tahap perencanaan, pembahasan, sinkronisasi, dan penetapan melalui sidang paripurna yang dilakukan secara kolektif-kolegial. Namun demikian, terdapat kendala utama berupa minimnya partisipasi publik akibat kebijakan efisiensi anggaran, dominasi lobi politik antar fraksi, serta dualisme penafsiran kewenangan antara pemerintah daerah dan pusat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme legislasi yang berjalan masih cenderung bersifat prosedural dan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip partisipasi bermakna. Oleh karena itu, diperlukan penguatan model legislasi yang lebih partisipatif, transparan, dan adaptif terhadap kondisi sosial masyarakat Papua.
Pengaruh Kompetensi, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Perhubungan Indra Perangin-Angin; Muhamad Yamin Noch; Duta Mustajab; Muhdi B. Hi. Ibrahim; Andri Irawan
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi, pemanfaatan teknologi informasi, dan gaya kepemimpinan secara simultan secara simultan terhadap kinerja pegawai Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Perhubungan. Studi ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalu kuesioner yang disebarkan kepada 54 pegawai Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Perhubungan yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan peneliti. Penelitian ini menemukan bahwa Kompetensi, Penggunaan teknologi informasi, dan gaya kepemimpinan secara simultan berpangaruh signifikan Terhadap Kinerja Pegawai Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Perhubungan. Ketiga variabel tersebut juga terbukti secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai sangat dipengaruhi oleh kompetensi, pemanfaatan teknologi informasi, dan terutama gaya kepemimpinan. Gaya kepemimpinan yang efektif terbukti menjadi faktor dominan, sehingga penting bagi manajemen untuk mengembangkan kepemimpinan yang visioner, komunikatif, dan mendukung kerja tim. Selain itu, penguatan kompetensi pegawai dan optimalisasi teknologi informasi juga perlu diutamakan agar kinerja organisasi semakin maksimal dan adaptif terhadap perkembangan digital.
Pengaruh Kompetensi, Komitmen dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Personil Polres Yahukimo Muhamad Aldi; Abdul Rasyid; Sjamsiar Husen; Muhamad Yamin Noch; Duta Mustajab
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.2928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kompetensi, komitmen dan pengembangan karier secara parsial dan simultan terhadap kinerja personil pada Polres Yahukimo dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh personil Polres Yahukimo. Sampel penelitian sebanyak 62, teknik sampel adalah proportionate cluster random sampling yaitu mengambil sampel pada masing-masing bagian dengan metode proporsional. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,610 dan tingkat signifikansi sebesar 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi memiliki kontribusi yang nyata dalam meningkatkan kinerja. Sementara itu, variabel komitmen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja, namun tidak signifikan secara statistik, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,192 dan signifikansi 0,066. Adapun variabel pengembangan karier menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan koefisien regresi sebesar 0,093 dan signifikansi sebesar 0,046. Sedangkan secara simultan Kompetensi, Komitmen dan pengembangan karier mempunyai pengaruh terhadap kinerja personil pada Polres Yahukimo. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem pengembangan karier dan penguatan komitmen melalui penciptaan lingkungan kerja yang mendukung dan sistem penghargaan yang adil bagi personil Polres Yahukimo.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Penetapan Peraturan Daerah Provinsi Papua di Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Duta Mustajab; Muhammad Sawir; Siti Fatimah; Muhamad Yamin Noch
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i2.948

Abstract

Fenomena empiris di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menunjukkan adanya paradoks dalam proses legislasi, di mana tahapan formal telah dijalankan secara prosedural, namun partisipasi publik masih terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran. Selain itu, pengambilan keputusan cenderung dipengaruhi oleh dinamika politik antar fraksi melalui mekanisme lobi, yang berpotensi menggeser substansi kebijakan dari orientasi kepentingan masyarakat menuju kompromi politik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme legislasi dan pengambilan keputusan dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) di Dewan Perwakilan Rakyat Papua dalam konteks Otonomi Khusus. Urgensi penelitian ini didasarkan pada kompleksitas proses legislasi daerah yang melibatkan berbagai aktor, serta tantangan dalam mengintegrasikan aspek prosedural dan partisipatif dalam pembentukan kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengambilan keputusan terdiri dari tahap perencanaan, pembahasan, sinkronisasi, dan penetapan melalui sidang paripurna yang dilakukan secara kolektif-kolegial. Namun demikian, terdapat kendala utama berupa minimnya partisipasi publik akibat kebijakan efisiensi anggaran, dominasi lobi politik antar fraksi, serta dualisme penafsiran kewenangan antara pemerintah daerah dan pusat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme legislasi yang berjalan masih cenderung bersifat prosedural dan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip partisipasi bermakna. Oleh karena itu, diperlukan penguatan model legislasi yang lebih partisipatif, transparan, dan adaptif terhadap kondisi sosial masyarakat Papua.
Pengaruh Pendidikan, Pengalaman Kerja dan Motivasi Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang Thodimus Sitokdana; Andri Irawan; Duta Mustajab; Muhamad Yamin Noch; Ridwan Rumasukun
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 2 (2025): April-June (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/csej.v8i2.1204

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, yang bertujuan untuk menganalisis, mengidentifikasi dan menjelaskan tentang pengaruh pendidikan, pengalaman kerja dan motivasi terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang, jumlah data sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 76 responden atau sebesar 90,48% dari total populasi 84 responden dengan menggunakan total sampling atau sampel jenuh. Berdasarkan hasil Uji parsial dan uji simultan variabel pendidikan, pengalaman kerja dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang. Perolehan nilai Adjusted R² sebesar 0,823, hal ini menunjukkan bahwa persentase kontribusi variabel pendidikan (X1), pengalaman kerja (X2) dan motivasi (X3) terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (Y) dilingkungan Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang sebesar 82,3% sedangkan sisanya sebesar 17,7% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini seperti kompensasi, pelatihan, lingkungan kerja, disiplin kerja, kepemimpinan, pemanfaatan teknologi dan variabel lainnya. Dari hasil analisis penelitian, pendidikan merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja ASN dengan pencapaian Standardized Coefficients Beta sebesar 0,439 dan ttabel sebesar 6,175 lebih besar jika dibandingkan dengan variabel lain dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000.