p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal e-CliniC
Frank M. M. Wagey
Universitas Sam Ratulangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Profile of Pregnant Women with Previous Cesarean Section during Covid-19 Pandemic Deviestha A. Grace; John J. E. Wantania; Frank M. M. Wagey
e-CliniC Vol. 10 No. 2 (2022): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v10i2.38124

Abstract

Abstract: Pregnancy with previous cesarean section (CS) is risky due to the presence of stiff uterine scar tissue which may rupture during pregnancy or delivery. However, the restrictions on health services during the Covid-19 pandemic coupled with the unequal distribution of vaccinations for pregnant women become a great concern and challenge. This study aimed to obtain the profile of pregnant women with previous SC during Covid-19 pandemic. This was a descriptive and observa-tional survey study with a cross sectional design. Samples were all pregnant women with previous SC who came for antenatal care at Puskesmas Makale and RSUD Lakipadada Tana Toraja from October to December 2021. The results showed that of 48 pregnant women with previous SC the highest percentages were, as follows: ages of 25-35 years (81.3%); had one previous SC (81.3%); had planned the pregnancy (72.9%); admitted that had known the risk of pregnancy (79.2%); had more frequent antenatal care (43.8%); had known the estimated delivery (89.6%); and preferred VBAC (52.1%) at a health facility (93.8%). In conclusion, most of the pregnant women admitted that they had planned their pregnancies and known the risks of pregnancy with previous SC during the Covid-19 pandemic, therefore, they had more frequent antenatal care. They also knew their esti-mated delivery and tended to choose a VBAC at a health facility.Keywords: risky pregnancy; previous cesarean section; Covid-19 pandemic  Abstrak: Kehamilan dengan bekas seksio sesarea (SC) merupakan salah satu kehamilan berisiko, dikaitkan dengan adanya jaringan kaku parut uterus yang mungkin dapat ruptur selama kehamilan atau persalinan. Dalam masa pandemi pembatasan yang dilakukan di layanan kesehatan ditambah belum meratanya vaksinasi bagi ibu hamil menjadi kekhawatiran dan tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil ibu hamil dengan bekas SC, pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ialah observasional deskriptif survei dengan desain potong lintang. Sampel penelitian ialah ibu hamil dengan bekas SC yang datang untuk pemeriksaan antenatal di Puskesmas Kecamatan Makale dan RSUD Lakipadada Tana Toraja pada bulan Oktober-Desember 2021. Hasil penelitian mendapatkan 48 ibu hamil bekas SC dengan distribusi terbanyak yaitu usia 25-35 tahun (81,3%); riwayat SC satu kali (81,3%); telah merencanakan kehamilannya (72,9%); mengaku sudah mengetahui risiko kehamilan dengan bekas SC (79,2%); lebih sering melakukan pemeriksaan antenatal (43,8%); dan telah mengetahui taksiran persalinannya (89,6%) dengan preferensi metode persalinan VBAC (52,1%) di fasilitas kesehatan (93,8%). Simpulan penelitian ini sebagian besar ibu memang telah merencanakan kehamilannya dan mengaku sudah mengetahui risiko kehamilan dengan bekas SC pada masa pandemi Covid-19, sehingga mayoritas melakukan pemeriksaan antenatal lebih sering. Mayoritas ibu hamil telah mengetahui taksiran persalinannya dan jika dapat memilih mereka cenderung memilih metode persalinan VBAC di fasilitas kesehatan.Kata kunci: kehamilan berisiko; bekas seksio sesarea; pandemi Covid-19
Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Primigravida dan Multigravida dalam Menghadapi Persalinan di Indonesia Falentine Arikalang; Frank M. M. Wagey; Hermie M. M. Tendean
e-CliniC Vol. 11 No. 3 (2023): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v11i3.48483

Abstract

Abstract: Research in Indonesia shows that pregnant women who experience high levels of anxiety can increase the risk of premature birth and even miscarriage resulting in increased mortality and morbidity rates in pregnant women. This study aimed to describe the level of anxiety of primigravidas and multigravidas facing childbirth in Indonesia. This was a literature review study using Google Scholar with specified criteria. The results obtained 12 literatures. Most primigravidas experienced anxiety with different levels of anxiety. Among primigravidas, 17% had no anxiety, 21.05% mild anxiety, 32.8% moderate anxiety, and 29.15% severe anxiety. Moreover, among multigravidas, 53.58% had no anxiety, 18.85% mild anxiety, 10.77% moderate anxiety, 10.38% severe anxiety, and 6.15% very serious anxiety. In conclusion, the majority of pregnant women facing childbirth in Indonesia experience various levels of anxiety. Primigravidas experience moderate anxiety, followed by severe anxiety and mild anxiety. Meanwhile, most multigravidas do not experience anxiety. Keywords: anxiety level, pregnant women, primigravida, multigravida   Abstrak: Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami kecemasan tingkat tinggi dapat meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur bahkan keguguran yang berdampak pada penigkatan angka mortalitas dan morbiditas pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu hamil primigravida dan multigravida dalam menghadapi persalinan di Indonesia. Jenis penelitian alah suatu literature review. Pencarian data menggunakan database Google scholar dengan kriteria yang ditentukan. Hasil penelitian mendapatkan 12 literatur. Sebagian besar ibu hamil primigravida mengalami kecemasan dengan tingkat kecemasan berbeda, yaitu sebanyak(17% tidak cemas, 21,05% cemas ringan, 32,8% cemas sedang dan 29,15% cemas berat. Pada ibu hamil multigravida sebanyak 53,58% tidak cemas, 18,85% cemas ringan, 10,77% cemas sedang, 10,38% cemas berat, dan 6,15% cemas berat sekali. Simpulan penelitian ini ialah mayoritas ibu hamil dalam menghadapi persalinan di Indonesia mengalami kecemasan dengan tingkat bervariasi. Ibu hamil primigravida paling banyak mengalami kecemasan sedang, diikuti kecemasan berat dan ringan. Ibu hamil multigravida sebagian besar tidak mengalami kecemasan. Kata kunci: tingkat kecemasan; ibu hamil; primigravida; multigravida