p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KESMAS
Febi K. Kolibu
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Screen Time pada Peserta Didik di SMP Kristen Taraitak Kecamatan Langowan Utara Kabupaten Minahasa Liviani Meysi Arina; A M J Rattu; Febi K. Kolibu
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemudahan teknologi yang ditawarkan disaat ini membantu dalam memberikan informasi dan menjalin hubungan dengan orang lain. Perilaku peserta didik yang menghabiskan waktu di depan layar media elektronik lebih dari 2 jam dapat mengalami masalah waktu tidur, depresi, kecemasan, perilaku hidup sendentary, dan terpapar oleh konten yang agresif. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor-faktor yang dapat memengaruhi tindakan peserta didik dalam menggunakan media elektronik. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan screen time pada peserta didik di SMP Kristen Taraitak. Penelitian dilakukan dengan desain studi potong lintang, berlokasi di SMP Kristen Taraitak. Sampel penelitian yaitu peserta didik dengan jumlah keseluruhan  75 peserta didik, pada bulan Agustus 2020 sampai April 2021. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji chi ssquare. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa sebanyak 81,3% peserta didik menghabiskan waktu di depan layar media elektronik lebih dari dua jam. Untuk pengetahuan diketahui bahwa sebanyak 49,3% peserta didik berada pada kategori tingkat pengetahuan kurang baik dan hasil uji dua variabel pengetahuan dengan screen time nilai ρ value 0,033. Untuk sikap diketahui bahwa 45,3% peserta didik memiliki sikap yang kurang baik, dengan hasil uji dua vatiabel sikap dengan screen time nilai ρ value 0,498. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan screen time. Tidak terdapat hubungan antara sikap dengan screen time pada peserta didik di SMP Kristen Taraitak Kecamatan Langowan Utara Kabupaten Minahasa. Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, screentime ABSTRACTThe ease of technology offered at this time helps in providing information and establishing relationships with other people. The behavior of students who spend time in front of electronic media screens for more than 2 hours can experience sleep problems, depression, anxiety, sedentary life behavior, and bullae exposure to aggressive content. Knowledge and attitudes are factors that can influence the actions of students in using electronic media. The purpose of this study is to analyze the relationship between knowledge and attitudes with screen time on students at Taraitak Christian Middle School. This research was conducted with a cross-sectional design, which was conducted at Taraitak Christian Middle School. The research sample was students with a total of 75 students, which was conducted from August 2020 to April 2021. The research data were analyzed using the chi s-square test. Based on the results of the analysis, it is known that as many as 81.3% of students spend more than two hours in front of electronic media screens. For knowledge, it is known that 49.3% of students are in the category of poor knowledge level and the results of the test of two knowledge variables with a screen time of value of 0.033. For attitude, it is known that 45.3% of students have a bad attitude, with the results of the two attitude variables test with a screen time of value of 0.498. There is a significant relationship between knowledge and screen time. There is no relationship between attitudes and screen time on students at Taraitak Christian Middle School, North Langowan District, Minahasa Regency. Keywords: Knowledge, Attitude, Screentime
Hubungan Antara Faktor Organisasi dan Sarana Prasarana dengan Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Bailang Kota Manado Eveline Josik; Febi K. Kolibu; Grace E. C. Korompis
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan mencakup segala usaha yang dilakukan sendiri atau bekerja sama dengan anggota lain dari sebuah lembaga guna menjaga serta memelihara kesehatan orang dan komunitas. Pada masa pandemi Covid-19, Puskesmas memiliki fungsi sebagai institusi kesehatan tingkat pertama yang bertanggung jawab atas penanganan Covid-19, meliputi kegiatan deteksi, pencegahan, dan pengendalian sesuai dengan misi Puskesmas. Pelayanan kesehatan ditentukan oleh penampilan (performance). Faktor organisasi merupakan alat yang efisien untuk mencapai tujuan dan berkontribusi pada kelancaran pelayanan kesehatan. Sarana prasarana meliputi segala bentuk peralatan, perlengkapan kerja, dan sarana yang mampu memfasilitasi dan mempercepat penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan guna melihat Hubungan antara faktor organisasi dan sarana prasarana dengan pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Bailang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional serta dilakukan di Puskesmas Bailang pada bulan Agustus-November 2021. Responden adalah pasien yang berkunjung di Puskesmas Bailang. Purposive Sampling digunakan untuk pengambilan sampel dengan total sampel 198 responden yang telah memenuhi kriteria sampel didapatkan melalui pengisian kuesioner. Analisis univariat dan analisis bivariat dipakai guna menganalisis data yang didapat. Pengolahan data menggunakan uji chi square test. Hasilnya diperoleh terdapat hubungan antara faktor organisasi dan sarana prasarana dengan pelayanan kesehatan pada masa pandemi. p-value bernilai <0,000 sehingga p-value < α. Kata Kunci: Faktor Organisasi, Sarana Prasarana, Pelayanan Kesehatan  ABSTRACTHealth services include all efforts carried out alone or in collaboration with other members of an institution to maintain and maintain the health of people and communities. During the Covid-19 pandemic, the Puskesmas has a function as a first-level health institution responsible for handling Covid-19, including detection, prevention, and control activities in accordance with the Puskesmas mission. Health services are determined by appearance (performance). Organizational factors are an efficient tool to achieve goals and contribute to the smooth running of health services. Infrastructure facilities include all forms of equipment, work equipment, and facilities capable of facilitating and accelerating the delivery of health services. This study aims to see the relationship between organizational factors and infrastructure and health services during the Covid-19 pandemic at Bailang Health Center. This study used a quantitative method with a cross sectional design and was conducted at Bailang Health Center in August-November 2021. Respondents were patients who visited Bailang Health Center. Purposive sampling was used for sampling with a total sample of 198 respondents who had met the sample criteria obtained through filling out a questionnaire. Univariate analysis and bivariate analysis were used to analyze the data obtained. Data processing using the chi square test. The results show that there is a relationship between organizational factors and infrastructure and health services during the pandemic. p-value is < 0.000 so p-value < α. Keywords: Organizational Factors, Infrastructure, Health Services