p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KESMAS
Paul A.T Kawatu
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Kecelakaan Kerja Tertusuk Jarum Suntik pada Perawat di Rumah Sakit Anugerah Tomohon Brela Andreana Motulo; Paul A.T Kawatu; Eva M. Mantjoro
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja berupa luka tusuk benda tajam merupakan masalah kesehatan kerja yang umum dihadapi oleh tenaga kesehatan khususnya perawat. Luka tertusuk jarum berisiko dapat mengakibatkan  penyakit menular seperti HIV, Hepatitis B dan penyakit lainnya. Maka diperlukan pelatihan dan pengawasan serta perkembangan ilmu kesehatan dalam penanganan kejadian kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan sikap terhadap kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik pada perawat yang dilaksanakan di Rumah sakit anugerah tomohon pada bulannovember-desember 2021. Metode penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini mengunakan Sampel sebanyak 104 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuisioner. Pada penelitian ini ditemukan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik dengan nilai p 0,132. Kemudian terdapat hubungan antara sikap terhadap kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik dengan nilai p 0,01. Kata Kunci : luka tusuk jarum suntik, pengetahuan, sikap ABSTRACTWork accidents in the form of sharp objects are a health problem faced by health workers, especially nurses. Needle stick wounds are at risk of causing infectious diseases such as HIV, Hepatitis B and other diseases. Therefore, training and supervision are needed as well as the development of health sciences in handling the incidence of needle stick accidents. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes towards needle stick injuries in nurses at the Grace Tomohon Hospital in November-December 2021. The research method is quantitative descriptive with a cross sectional research design. This study used a sample of 104 respondents by using a sampling technique that is total sampling. The instrument in this study used a questionnaire. In this study, there was no significant relationship between knowledge and work accidents with needle sticks, which was found with a p value of 0.132. Then there is a relationship between attitudes towards needle stick accidents with p 0.01. Keywords: Needle stick injury, knowledge, attitude
Hubungan Antara Beban Kerja dan Kelelahan Kerja dengan Stres Kerja Tenaga Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Bandar Khalipah Kabupaten Deli Serdang Elma P. Tonapa; Paul A.T Kawatu; Nova H. Kapantow
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga Kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, salah satunya puskesmas, bekerja semaksimal mungkin selama masa pandemi untuk penanganan Covid-19. Fenomena ini menyebabkan beban kerja yang diperoleh meningkat dan tenaga kesehatan sering mengalami kelelahan. Jika hal ini terus-menerus terjadi dapat memicu munculnya stres di tempat kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan stres kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Bandar Khalipah Kabupaten Deli Serdang yang bekerja di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian berjumlah 52 orang dan pengukuran variabel menggunakan instrumen yaitu kuesioner Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS 21), NASA-TLX, dan kuesioner alat ukur perasaan kelelahan kerja (KAUPK2). Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat memakai uji korelasi Pearson dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil analisis memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara beban kerja dengan stres kerja (p value=0,000) dan adanya hubungan signifikan antara kelelahan kerja dengan stres kerja (p value=0,000). Saran kepada tenaga kesehatan dapat memanfaatkan waktu istirahat semaksimal mungkin dan melakukan relaksasi tubuh. Kepada pihak pimpinan diharapkan dapat menempatkan tenaga kesehatan sesuai dengan tupoksinya dan melakukan pemantauan SDM yang ada agar beban kerja yang diterima tenaga kesehatan optimal. Kata Kunci: Stres Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Kerja ABSTRACTHealth workers in health care facilities, one of it public health center, work as much possible in handling Covid-19. This phenomena causes the workload obtained increase and health workers often experincing fatigue. If this continues happen, it can trigger increased stress. This research’s purpose is to determine whether there is a relationship between workload and work fatigue with work stress on health workers who work during the Covid-19 pandemic at the Bandar Khalipah Public Health Center, Deli Serdang Regency. This research uses an analytical observational research method, cross sectional study, and the sample amounted to 52 people. The research instrument is Depression, Anxiety and Stress Scale (DASS 21), NASA-TLX, questionnaire tool for measuring feelings of work fatigue (KAUPK2). Data analysis includes univariate analysis and bivariate analysis using Pearson correlation test with p value <0,05. Research results show that there is a significant relationship between workload and work stress (p value=0,000) and a significant relationship between work fatigue and work stress (p value = 0,000). Suggestions for health workers are to take advantage of the rest time as much as possible and to do body relaxation. Suggestions for the head of Puskesmas Bandar Khalipah are to place the health workers in accordance with their functions and monitoring the existing human resources so that the health workers could receive optimal workload. Keywords: Work Stress, Workload, Work Fatigue