p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KESMAS
Paul A. T. Kawatu
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Nelayan di Kecamatan Essang Kabupaten Kepulauan Talaud Junaldi Marasut; Paul A. T. Kawatu; Jeini E. Nelwan
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penangkapan ikan komersial tetap menjadi salah satu pekerjaan paling beresiko di dunia. Nelayan dapat menghadapi banyak masalah kesehatan dan keselamatan. Keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain variabel perilaku, pengetahuan, sikap, pendidikan, pengalaman kerja, dan usia. Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan pengetahuan dan sikap nelayan tentang K3 di Kecamatan Essang Kabupaten Kepulauan Talaud, jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan desain penelitian survei deskriptif, dengan populasi 51 orang dengan sampel 30 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Hasil dari penelitian ini merumuskan bahwa nelayan yang memiliki pengetahuan tinggi sebanyak 46,7% dan nelayan yang mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 53,3%. Nelayan yang mempunyai sikap baik jumlahnya 20% dan yang mempunyai sikap cukup baik 80%. Nelayan yang pernah mengalami jenis kecelakaan kerja ringan seperti terpeleset saat bekerja sebanyak 97,7%, terjatuh dari kapal sebanyak 26,7%, kehabisan bahan bakar 73,3%, tergores saat bekerja 100%, mengalami tabrakan dengan kapal lain sebanyak 6,7%, kebocoran air di lambung kapal sebanyak 56,7%, kehabisan bahan makanan sebanyak 56,7% dan tersangkut jaring ikan sebanyak 33,3%. Nelayan yang pernah mengalami jenis kecelakaan kerja sedang seperti hanyut sebanyak 53,3%, mengalami kapal karam 43,3%, mati mesin di tengah laut sebanyak 90%, mengalami luka bakar sebanyak 13,3% terkena ledakan 3,3% dan menghadapi angin topan sebanyak 90%. Nelayan yang pernah mengalami jenis kecelakaan kerja berat seperti patah tulang sebanyak 10%. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Nelayan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja ABSTRACTCommercial fishing remains one of the most risky occupations in the world. Fishers can face many health and safety problems. Occupational safety and health in the workplace is influenced by various factors, including behavioral variables, knowledge, attitudes, education, work experience, and age. This study intends to describe the knowledge and attitudes of fishermen about K3 in District Essang Talaud Islands, this type of research is qualitative research with design, descriptive survey research with a population of 51 people with a sample of 30 respondents.collected Data through interviews and questionnaires.The results of this study formulate that fishermen who have high knowledge are 46.7% and fishermen who have less knowledge are 53.3%. The number of fishermen who have a good attitude is 20% and those who have a fairly good attitude are 80%. Fishermen who have experienced minor work accidents such as slipping while working as many as 97.7%, falling from a ship as much as 26.7%, running out of fuel 73.3%, getting scratched while working 100%, experiencing collisions with other ships as much as 6.7 %, 56.7% of water leaks in the hull, 56.7% ran out of food and 33.3% got caught in fishing nets. Fishermen who have experienced moderate work accidents such as drifting as much as 53.3%, experiencing shipwrecks 43.3%, engine failure in the middle of the sea as much as 90%, experiencing burns as much as 13.3%, being hit by a 3.3% explosion and facing the wind hurricane as much as 90%. Fishermen who have experienced types of severe work accidents such as broken bones are as much as 10%. Keywords: Knowledge, Attitude, Fishermen, Occupational Health and Safety
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Petani Pengguna Pestisida di Desa Tember Kecamatan Tompaso Euaggelion Odlive Pesik; Paul A. T. Kawatu; Afnal Asrifuddin
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petani merupakan$ pekerja; yang sering terpapar dengan bahaya seperti dalam hal penggunaan pestisida untuk mengendalikan dan mencegah hama berbahaya, kerugian hasil panen atau kerusakan produk, untuk itu membutuhkan APD yang sesuai guna meminimalisir risiko terpapar pestisida. Salah satu alasan pekerja tidak menggunakan APD adalah perilaku pekerja itu sendiri misalnya pengetahuan tentang pentingnya penggunaan APD yang masih rendah dikarenakan kurang menerima edukasi, sikap kurang peduli karena belum merasakan dampak kesehatan dan sebagainya.  Pengetahuan, sikap dan tindakan dalam menggunakan APD menjadi faktor penting dalam pencegahan kecelakaan kerja maupun PAK termasuk bahaya dan risiko terpapar pestisida bagi petani. Tujuan penelitian! ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan penggunaan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida di Desa Tember Kecamatan Tompaso. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survey analitik dengan desain cross sectional study dan jumlah responden pada penelitian ini berjumlah; 50 petani. Instrumen; yang digunakan; yaitu kuesioner.  Hasil penelitian didapatkan melalui uji statistik fisher’s exact test dengan nilai α=0.05 menunjukkan bahwa nilai p value (0,009) p<0,05, disimpulkan bahwa terdapat hubungan^^ antara3 pengetahuan7 dengan tindakan% penggunaan5, alat3, pelindung0 diri9, pada petani pengguna, pestisida, di Desa Tember Kecamatan$; Tompaso dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan, penggunaan, alat, pelindung, diri pada petani, pengguna pestisida6; di; Desa6 Tember Kecamatan$; Tompaso, dengan nilai p value (0,000) p<0,05 Kata Kunci : Petani, Pengetahuan,,Sikap, Tindakan APD ABSTRACT Farmers5 are! workers! who are often exposed$ to dangers such as the use of pesticides to control and prevent harmful pests, crop losses or product damage, so they need appropriate PPE’ to minimize; the risk of exposure to pesticides. One of the reasons workers do not use PPE is the behavior of the workers themselves, for example, knowledge about the importance of using PPE is still low due to:  receiving less education, less caring attitude because they have not felt the health effects and etc. Knowledge, attitudes and actions in using PPE are important factors in preventing work accidents and PAK including the dangers and risks of exposure to pesticides for farmers. The purpose’ of this study was to determine’ the relationship between knowledge’ and attitudes with the use of personal protective equipment for pesticide-using farmers in Tember Village, Tompaso District. The type; of research; used is an analytical survey; with a cross sectional; study design; and the number of respondents in this study; amounted; to 50 farmers. The instrument used is a questionnaire. The results obtained through the fisher's exact test with a value of = 0.05 indicating that the p value (0.009) p<0.05, it was concluded that there was a relationship between knowledge and the use of personal protective equipment for farmers using pesticides in Tember Village, Tompaso District and there$ is5 a relationship[ between9 attitudes and the use[ of$ personal5 protective8 equipment0; for pesticide-using farmers$ in Tember Village, Tompaso District, with p value (0.000) p<0.05. Keywords : Farmers, Knowledge, Attitude, PPE Action