Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengendalian Mutu Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Base (Hrs-Base) Pada Proyek Rekonstruksi Jalan Paket 1 Kota Banjarmasin Suwaji Suwaji; Khairil Yanuar; Rezky Anisari; Ria Adriyati; Abdul Hafizh Ihsani; Winda Hafisa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.687 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9852

Abstract

Pengendalian mutu adalah merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan hasil pelaksanan pekerjaan konstruksi jalan raya, dengan pengendalian mutu yang baik akan diperoleh hasil pekerjaan yang memberikan kinerja yang baik dan dapat memberikan pelayanan sesuai umur rencana. Metode pelaksanaan item pekerjaan Hot Rolled Sheet Base (HRS-Base) berdasarkan Spesifikasi 2018 Divisi 6. Pekerjaan yang dilakukan yaitu meliputi pengujian di laboratorium untuk mendapatkan nilai Stability, Density, Rongga terisi aspal (VFB), Rongga dalam agregat (VMA), Rongga dalam campuran (VIM) , Marshall Quotient, Kelelehan dan Kadar aspal. Hasil pengujian campuran di Laboratorium (Design Mix Formula) dengan menggunakan metode marshall, diperoleh sata sebagai berikut: Stability: 1312 kg dengan nilai spesifikasi Min. 600 kg, Rongga terisi aspal: 74,30% dengan nilai spesifikasi Min. 68%, Rongga dalam agregat 18,28% dengan spesifikasi 17%, Rongga dalam campuran: 4,64% dengan spesifikasi 4,0-6,0%, Kepadatan: 2,232𝑔𝑟/𝑐𝑚3, Kelelehan: 3,39 mm dengan spesifikasi Min. 2,0-4,0, Marshall Quotient: 385,50 kn/mm dengan spesifikasi Min. 250. Sedangkan dari hasil pengujian di Lapangan (Job Mix Formula), Stability: 890 kg dengan nilai spesifikasi Min. 600, Rongga terisi aspal: 69,2% dengan nilai spesifikasi Min. 68, Rongga dalam agregat: 17,30% dengan nilai spesifikasi Min. 17, Rongga dalam campuran: 5,6% dengan nilai spesifikasi Min. 4 – Max. 6, Kepadatan: 2,260 𝑔𝑟/𝑐𝑚3, Kelelehan 3,30 mm dengan nilai spesifikasi Min. 3, Marshall Quotient: 278 kn/mm dengan nilai spesifikasi Min. 250.
Analisa Perbandingan Desain Perkerasan Lentur Metode Bina Marga 2017 Dengan AASHTO 1993 Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala Rezky Anisari; Ria Adriyati; Muhammad Suhaimi; Suwaji Suwaji; Abdul Hafizh Ihsani; Khairil Yanuar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9853

Abstract

Ruas Jalan Anjir Talaran – Tabukan Raya adalah salah satu jalan di Kecamatan Marabahan dan Tabukan Kabupaten Barito Kuala. Kondisi jalan ini rusak dan perlu adanya peningkatan jalan agar masyarakat nyaman dan aman berlalu lintas. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan tebal perkerasan yang sesuai dengan kondisi lapangan dan sesuai dengan peraturan. Penelitian ini menggunakan metode perencanaan tebal perkerasan lentur Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993. Perencanaan tebal permukaan menggunakanHRS dengan perkerasan berbutir LPA Kelas A dan LPA kelas B. Hasil penelitian ini adalah tebal lapis perkerasan lentur pada perencanaan dengan metode Bina Marga 2017 adalah HRS Base 3,5 cm, lapis pondasi atas (LPAkelas A) 25 cm dan lapis pondasi bawah (LPA Kelas B) 35 cm. Tebal lapis perkerasan lentur pada perencanaan dengan metode AASHTO 1993 adalah lapis permukaan 5 cm, lapis pondasi atas (LPA kelas A) 20 cm dan lapis pondasi bawah (LPA Kelas B) 45 cm. Perbandingan hasil antar kedua metode tersebut yaitu total perkerasan dengan metode Bina Marga 2017 sebesar 63,5 cm dan metode AASHTO 1993 70 cm.
Utilization of Acid – Acid Power Plant Fly Ash Waste as a Partial Substitute for Cement for Structural Concrete Manufacture In Terms of Cost Efficiency khairil yanuar; Suwaji Suwaji; Ria Adriyati; Rezky Anisari; Rinova Firman Cahyani; Adriani Muhlis; Abdul Hafizh Ihsani; Aldo Hermaya Aditiya Nurkarsa
Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Vol. 3 No. 02 (2023): May, Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science
Publisher : Cita Konsultindo Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The production of fly ash from pltu Asam - Asam waste is quite a lot, which is approximately 80 tons per day, so it is necessary to develop its utilization. This study aims to determine the extent of the effect of water use on the fly ash mixture and the extent to which fly ash can be used as a substitute for part of cement and take into account the cost efficiency in the production of concrete mixture per m3. The results showed that the addition of fly ash can reduce water use from the planned amount of water, but the ease of work remains good (workability). The production cost of 1 m 3 of mixed concrete is 15%, 30% fly ash is 8.13% cheaper and 16.27% cheaper on average compared to normal concrete production costs, this shows that the use of fly ash as a substitute for part of cement can reduce the production cost of concrete/m3