Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konvergensi Media Dakwah di Indonesia (Studi Kasus Pada TV9 Nusantara) Nadya Khennis Rozana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.078 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.2075

Abstract

Perkembangan teknologi internet sudah menyebabkan perubahan dan perkembangan pada global komunikasi massa. Lantaran internet, muncullah media baru atau new media. Kemunculan media baru tadi membarui cara rakyat menerima warta melalui media. Awalnya, rakyat menerima warta dan kabar melalui media konvensional, misalnya surat kabar, radio, atau televisi. Untuk bisa terus berkompetisi menjadi asal warta yg diminati rakyat, media televisi pun melakukan penemuan menggunakan cara berkonvergensi. Konvergensi merupakan penggabungan menurut beberapa jenis media dan hadir pada bentuk platform digital. Indonesia saat ini sedang mengalami perkembangan teknologi telekomunikasi yang pesat. Internet, yang identik dengan teknologi komunikasi, sangat meresap di Indonesia sendiri, yang mempengaruhi perubahan budaya media. Industri TV seperti TV9 Nusantara tentu mengalami dampak tersebut dan sebagai media dakwah tentunya akan sangat berisiko jika tidak menciptakan konvergensi media dalam menjaga eksistensi dakwah di era digital. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana konvergensi media dakwah yang dilakukan TV9 Nusantara dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus dan berlandas pada lima dimensi konvergensi media milik Rich Gordon yakni dimensi konvergensi kepemilikan, dimensi konvergensi taktik, dimensi konvergensi struktur, dimensi konvergensi peliputan informasi dan dimensi konvergensi penyajian