Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Uji Stabilitas Berdasarkan Parameter pada Sediaan Suspensi dengan Berbagai Bahan Aktif yang Berbeda Salman Salman; Asri Yuniar Dwi Nanda; Diva Afiah Hanifa Irawan; Najla Yusiana Wahyudi; Nolla Olipia Elva Megrian
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 6 Nomor 2 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.738 KB) | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i2.99

Abstract

Stability test is one of the things that needs to be done on pharmaceutical preparations, stability tests need to be done before the product is produced by a manufacturer, whether production on an industrial scale or not on an industrial scale. The development of liquid preparations is currently very rapid, one of which is suspension. Suspension is a liquid preparation containing insoluble solid particles dispersed in the liquid phase. The stability of suspension preparations was evaluated by carrying out organoleptic tests, volume sedimentation, re-dispersion, viscosity density, particle size distribution, and pH measurements. The development of stability tests on suspension preparations from year to year does not show many different changes. In early 1992, only three non-specific test parameters were carried out: drug concentration, pH, and microbial growth. Meanwhile, for the difference in the 2017 journal, an acceleration stability test was carried out, which observed sedimentation volume, flow time, particle size, viscosity, and redispersibility. Parameter assays have become more specific and have been modified over the years to ensure the stability of pharmaceutical suspensions is thoroughly evaluated
Studi Literatur Evaluasi Penggunaan Antiretroviral pada Penderita HIV/AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) Dila Qhoirul Nisa; Salman Salman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.721 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9816

Abstract

HIV/AIDS adalah salah satu penyakit menular yang paling mematikan, pengobatan diperlukan untuk menurunkan risiko penularan HIV. Sejak peningkatan cepat diagnosis HIV/AIDS pada tahun 2007, jumlah pasien HIV/AIDS di Indonesia terus meningkat. Menurut statistic UNAIDS, ada 630.000 orang yang hidup dengan HIV/AIDS, 49.000 diantaranya tertular penyakit ini untuk pertama kalinya pada tahun 2017, dan Indonesia memiliki kematian akibat AIDS. Penelitian ini bertujuan unruj mengetahui hasil dari evaluasi penggunaan antiretroviral pada penderita HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan Pustaka, mengumpulkan 10 publikasi yang memenuhi persyaratan inklusi tinjauan tentang penggunaan ARV dan efek sampingnya, Interaksi Obat, penurunan jumlah CD4, dan dampak kepatuhan obat terhadap kemanjuran terapi ARV. Hasil dari penelitaian ini menyatakan bahwa keberhasilan dalam pengobatan ARV pada Penderita HIV /AIDS merupakan faktor dari Kepatuhan Penggunaan obat Antiretroviral seharusnya dikonsumsi setiap hari dengan dosis yang selalu tepat dan dikonsumsi seumur hidup. Ketidakpatuhan dalam mengonsumsi Antiretroviral dapat menimbulkan resistensi. Selain itu menyebabkan jumlah CD4 dan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga membuat virus menjadi ganas