Aisyah Fitri Yuniasih
Politeknik Statistika STIS

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Determinan Kemiskinan Multidimensi Anak Di Pulau Papua Tahun 2021 Rekha Novalina; Aisyah Fitri Yuniasih
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2022 No 1 (2022): Seminar Nasional Official Statistics 2022
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.462 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1398

Abstract

One of the main focuses of every country in the world, including Indonesia, is alleviating poverty. Papua Island, which consists of the provinces of Papua and West Papua, has the highest percentage of poverty in recent years. Likewise, the highest level of child poverty (monetary and non-monetary approaches) is on the island of Papua. Based on BPS data (2021), poverty in Papua Island is more common in children aged less than 18 years. This study uses the MODA approach to determine the poverty status of children and multilevel binary logistic regression to analyze the determinants of child poverty. The results obtained that individual characteristics have a significant effect on child poverty, namely the age of the child. The household characteristics that influence are the gender and age of the head of the household (KRT), the number of household members (ART), the education of the head of the household (KRT), the type of area, the poverty status of the household, the status of the household receiving credit. The regional characteristic that influences child poverty is the Human Development Index (IPM).
Pengaruh Globalisasi, Perkembangan Finansial, dan TIK terhadap Ketimpangan Pendapatan di Kawasan Barat dan Timur Indonesia Marvela Pardede; Aisyah Fitri Yuniasih
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol. 32 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jep.2024.2556

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan permasalahan yang dialami baik oleh negara maju maupun negara berkembang. Di Indonesia, upaya pemerataan distribusi pendapatan termasuk ke dalam salah satu agenda prioritas nasional maupun regional. Perbedaan kondisi pembangunan di wilayah KBI dan KTI menyebabkan kedua wilayah memiliki karakteristik perekonomian yang berbeda pula. Oleh karena itu, dibutuhkan metode analisis yang mampu menangkap adanya keragaman pada kedua kawasan tersebut. Pada era globalisasi ini, peran keterbukaan perdagangan, keterbukaan finansial, serta teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan penggerak utama perekonomian. Pembangunan finansial yang baik juga memiliki peran penting dalam mengatasi ketimpangan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran umum serta pengaruh keterbukaan perdagangan, keterbukaan finansial, perkembangan finansial, dan TIK terhadap ketimpangan pendapatan provinsi-provinsi di KBI dan KTI tahun 2010-2021. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa keterbukaan perdagangan dan keterbukaan finansial meningkatkan ketimpangan di KBI dan KTI, sedangkan perkembangan finansial dan TIK mampu menurunkan ketimpangan pendapatan di KBI. Sementara itu, perbedaan yang ditemukan di provinsi-provinsi KTI adalah perkembangan finansial tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan pemerintah dapat meningkatkan pembangunan sektor TIK serta memberdayakan program penyaluran kredit yang mudah diakses termasuk di wilayah KTI sebagai upaya menurunkan ketimpangan pendapatan.