Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMUNIKASI INTERPERSONAL, KEPRIBADIAN EXTRAVERSION DAN KEPUASAN KERJA GURU SMA NEGERI DI BOGOR Murbekti Murbekti; Amarilys Andaritidya
Jurnal Psikologi Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i2.6257

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena permasalahan yang dihadapi guru yaitu kepuasan kerja. Permasalahan pada kepuasan kerja yaitu komunikasi interpersonal, beban kerja, fasilitas sekolah, dan kenaikan jenjang karir. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal dan kepribadian extraversion terhadap kepuasan kerja pada guru SMA negeri di Kota Bogor. Penelitian menggunakan korelasi desain expost facto, sampel berjumlah 145 orang responden (45 responden laki-laki dan 100 perempuan) dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Job Satisfaction Scale untuk mengukur kepuasan kerja, komunikasi interpersonal diukur dengan skala komunikasi dan kepribadian extraversion diukur dengan Big Five Inventory (BFI) extraversion scale. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja, kepribadian extraversion dan kepuasan kerja, dan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara komunikasi interpersonal dan kepribadian extraversion dengan kepuasan kerja. Oleh karena itu, peningkatan dalam komunikasi interpersonal dan kepribadian extraversion akan meningkatkan kepuasan kerja pada guru SMA di kota Bogor. Komunikasi interpersonal dan penerapan kepribadian extraversion yang semakin baik dalam lingkungan kerja, maka akan semakin meningkat kepuasan kerja.
PENGARUH SOSIAL SUPPORT TERHADAP SCHOOL ENGAGEMENT PADA MAHASISWA Nafla Reihan Alya Solihin; Amarilys Andaritidya
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i2.8394

Abstract

School engagement adalah proses perkembangan yang melibatkan perilaku serta sikap yang terlihat lewat tingkah laku, emosi serta kognitif mahasiswa yang berbeda-beda seperti partisipasi, motivasi, perasaan dan hal lain berkaitan dengan lingkungan belajar. School engagement dapat membantu memprediksi kecenderungan mahasiswa mengalami putus kuliah. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menguji pengaruh sosial support terhadap school engagement pada mahasiswa dengan menggunakan School Engagement Measure (SEM) dan Child Adolescent Sosial Support (CASS). Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dan diperoleh subjek mahasiswa sebanyak 116 orang. Hipotesis penelitian diuji menggunakan regresi sederhana yang menunjukan signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima dengan R Square 0,215 yang berarti terdapat pengaruh sosial support sebanyak 21,5% terhadap school engagement pada mahasiswa.
Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Kecemasan Ujian Pada Peserta Ujian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Audrey Naulita Sagala; Amarilys Andaritidya
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7nt6m020

Abstract

Kecemasan ujian dapat menimbulkan dampak negatif pada peserta ujian seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT), sehingga diperlukan regulasi emosi untuk mengurangi kecemasan yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik pengaruh regulasi emosi terhadap kecemasan ujian pada peserta ujian SNBT. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 128 responden, yaitu peserta ujian yang baru pertama kali mengikuti ujian SNBT. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala ExamSS dari Sung dan Chao untuk mengukur kecemasan ujian dan skala ERQ yang telah dikonversi kedalam bahasa Indonesia oleh Radde dkk untuk mengukur regulasi emosi. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,021 (p ≥ 0,05) dan nilai R square sebesar 0,042, artinya terdapat pengaruh regulasi emosi terhadap kecemasan ujian pada peserta ujian seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT). Regulasi emosi memiliki pengaruh sebesar 4,2% terhadap kecemasan ujian.