Ni Luh Putu Mahendra Dewi
Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Perairan Pantai Medewi Di Kabupaten Jembrana Yang Dimanfaatkan Sebagai Aktivitas Pariwisata Ni Luh Putu Mahendra Dewi
Jurnal Ecocentrism Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ecocentrism
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.621 KB)

Abstract

Medewi Beach is one of the beaches in Jembrana Regency. Medewi beach is being developed marine tourism spots, but its have more problem with the increasing tourism activity and followed by activities of residents and settlements that disturb the environment, especially an increasing domestic waste to the coastal. So it’s has an impact decreasing the waters quality. This paper reports the examination to determine Medewi beach water quality for physics, chemical and biology parameters. Water sampling was taken during the rainy season and dry season. The results of the water sample measurements were compared to the environmental quality standards and standard criteria of environmental damage by Bali Governor Regulation No. 16 in 2016 and water quality classification by the Storet Method which refers to KEPMENLH No.115 of 2003. The results showed of some parameters whose values exceeded the standart. Those parameters were in the rainy season were Pb, Nitrate, Coliform and E coli and the dry season were Pb and Coliform that exceeded the standard. The STORET assessment results of Medewi beach has a total score of -42 which is classified as heavily polluted and that’s less suitable for marine tourism.
Strategi Penataan Waterfront Sungai Ayung Berdasarkan Indeks Pencemaran dan Desain Ekologis Berbasis Tri Hita Karana I Made Satya Graha; Ni Luh Putu Mahendra Dewi; Made Windu Dwipayana
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115585

Abstract

Pengelolaan kawasan tepi air (waterfront) Sungai Ayung menghadapi tantangan multidimensi akibat degradasi lingkungan serta kebutuhan untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian terdahulu umumnya membahas analisis kualitas air dan penataan waterfront secara terpisah, sehingga integrasi antara evaluasi kualitas lingkungan dan strategi perencanaan ekologis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menyusun strategi penataan waterfront melalui integrasi analisis Indeks Pencemaran (IP) dengan pendekatan desain ekologis berbasis filosofi Tri Hita Karana. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods) pada Bendung Kedewatan dan dua sumber mata air utama, yaitu Beji Karang Dalem dan Pesiraman Dukuh Sakti. Analisis kuantitatif dilakukan melalui pengujian parameter fisik, kimia, dan biologi kualitas air, sedangkan analisis kualitatif digunakan untuk mengevaluasi konsep penataan kawasan berbasis ekologi dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter fisik dan kimia masih memenuhi baku mutu air Kelas I, sedangkan parameter biologi, khususnya Fecal coliform dan Total coliform, melampaui ambang batas yang ditetapkan. Nilai Indeks Pencemaran sebesar 1,36 dan 1,75 mengkategorikan kedua lokasi sebagai tercemar ringan, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kondisi fisik-kimia yang masih baik dengan tingginya kontaminasi mikrobiologis akibat aktivitas domestik dan peternakan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan strategi penataan waterfront melalui penguatan sanitasi komunal, penerapan biofilter vegetatif, dan zonasi sempadan sungai berbasis filosofi Tri Hita Karana. Kerangka yang dihasilkan menunjukkan bahwa analisis Indeks Pencemaran dapat dimanfaatkan sebagai dasar ilmiah dalam perencanaan waterfront berbasis ekologi serta memberikan model pengelolaan sungai yang berkelanjutan pada kawasan tropis yang memiliki nilai budaya lokal yang kuat.