Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi digital yang digunakan Jerhemy Owen dalam kampanye restorasi lingkungan melalui program WENANAM dan WENGALIR di TikTok, serta mengkaji bagaimana strategi tersebut mendorong partisipasi publik. Pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten diterapkan terhadap 15 video TikTok dengan jumlah penayangan tertinggi, terdiri atas 9 video WENANAM dan 6 video WENGALIR. Data dikumpulkan melalui observasi digital, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jerhemy Owen menerapkan lima strategi utama yang saling terintegrasi: (1) membangun kredibilitas melalui konten visual otentik; (2) membangun kedekatan emosional melalui storytelling berbasis pengalaman nyata; (3) mengaktifkan audiens melalui interaktivitas dialogis; (4) mengarahkan tindakan melalui call to action tersistematis; serta (5) mengevaluasi dan mengembangkan strategi secara berkelanjutan. Kampanye WENANAM berhasil menanam 10.000 bibit pohon di Kampung Cibulao, Bogor, hanya dalam waktu kurang dari delapan jam setelah konten pertama diunggah target awal 5.000 pohon terlampaui. Kampanye WENGALIR berhasil menghadirkan akses air bersih bagi sekitar 1.500 warga di Desa Wokowoe dan Wokodekororo, NTT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital berbasis influencer berpotensi besar dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik, namun memerlukan penguatan mekanisme aksi konkret agar dampaknya lebih bermakna dan berkelanjutan.