Ardhina Wijayanti
Program Studi Pendidikan Matematika, FITK, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS UNTUK MENYUSUN STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN SUMATERA UTARA DI ERA NEW NORMAL Devi Nurtiyasari; Angga Syahputra; Ardhina Wijayanti
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsunimus.10.1.2022.15-25

Abstract

Pesantren, juga dikenal sebagai Islamic boarding school, ada di tengah-tengah masyarakat sebagai lembaga pendidikan Islam dan lembaga penyiaran sosial-agama dan ekonomi. Pesantren memiliki sejarah panjang dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Pesantren di Sumatera Utara diperkirakan sudah ada sejak tahun 1912 ketika Pesantren Musthafawiyah Purba Baru didirikan. Data Kementerian Agama Republik Indonesia menunjukkan 183 pesantren di Sumatera Utara yang tersebar di 23 kabupaten/kota pada 2019. Menghadapi era globalisasi di tengah perbaikan ekonomi di era new normal, pesantren harus lebih dinamis tanpa kehilangan karakteristik utamanya, yaitu kemampuan di bidang pengetahuan agama. Optimalnya pemberdayaan ekonomi pesantren di Sumatera Utara akan membuat pesantren memiliki daya saing industri. Merumuskan strategi pemberdayaan ekonomi pesantren di Sumatera Utara diawali dengan mendeskripsikan kendala yang dialami berdasarkan hasil kajian dan observasi di lapangan. Kemudian, berdasarkan kendala tersebut, dirumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan pemberdayaan ekonomi pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala pesantren dan strategi pemberdayaan dengan menggunakan kajian ilmiah, yaitu dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Hasil analisis menggunakan metode ANP diharapkan dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan agar lebih fokus. Selain itu, hasilnya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pesantren dan stakeholder untuk memaksimalkan peran pesantren dalam mengembangkan industri halal dan mendorong pemulihan ekonomi.