Ferial Hadipoetro Idris
Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Waktu Pencapaian Kemampuan Duduk pada Pasien Pasca Stroke Alief Leisyah; Ferial Hadipoetro Idris
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2014): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.10.2.64 - 67

Abstract

Di dunia, stroke merupakan penyakit penyebab kematian kedua terbanyak seteiah penyakit jantung iskemik. Hasil dari riset kesehatan dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2007 menunjukkan bahwa prevalensi stroke di Indonesia ditemukan sebesar 8,3 per 1000 penduduk. Kemampuan duduk yang buruk adalah salah satu masalah seteiah serangan stroke.Pemulihan atas kemampuan duduk seteiah terkena serangan stroke adalah satu hal yang penting untuk seseorang karena duduk adalah suatu kemampuan yang penting untuk kehidupan yang mandiri.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kapan waktu pencapaian kemampuan duduk pada pasien pasca stroke.Metodologi Penelitian ini menggunakan studi potong lintang (cross sectional) pada pasien pasca stroke Penelitian ini dilakukan pada 33 orang laki- laki dan perempuan pasien pasca stroke yang berada di unit rehabilitasi medik RSIJ Cempaka Putih periode bulan September -  Oktober dengan rentang usia 39-79 tahun. Pemeriksaan menggunakan wawancara, observasi, dan pemeriksaan pada catatan medik untuk mengetahui kemampuan duduk pasien.Analisis data menggunakan analisa deskriptif.Hasil percobaan menunjukkan bahwa rerata waktu pencapaian kemampuan duduk 21,36 hari, nilai tengah 21 hari, dan dengan Confidence Interval  (Cl) 95%, nilai terendah 17,58 hari dan nilai tertinggi 25,15 hari. Kesimpulan waktu pencapaian kemampuan duduk pasien pasca stroke adalah 21,36 hari.
Waktu Pencapaian Kemampuan Berdiri Pada Pasien Pasca Stroke Fitri Larasati; Ferial Hadipoetro Idris
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2014): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.10.1.1-5

Abstract

Menurut hasil kongres stroke sedunia, dalam skala global stroke sekarang berada dalam peringkat kedua penyebab kematian dan merupakan faktor utama penyebab kecacatan serius. Prevalensi stroke di Indonesia berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2007 adalah delapan per seribu penduduk atau 0,8 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapan waktu pencapaian kemampuan berdiri pada pasien pasca stroke. Desain penelitian ini menggunakan studi potong lintang (cross sectional). Penelitian ini dilakukan pada 35 orang, laki-laki dan perempuan pasien pasca stroke yang berada di Unit Rehabilitasi Medik RSU Cempaka putih Periode September-Oktober 2013 dengan rentang usia 35-80 tahun. Data penelitian menggunakan wawancara, observasi dan pemeriksaan pada catatan medik untuk mengetahui waktu kemampuan berdiri pasien. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rerata waktu pencapaian kemampuan berdiri 7,46 minggu dan nilai tengah 7 minggu. Waktu pencapaian kemampuan berdiri pasien pasca stroke adalah 7,46 minggu.