Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN BEBERAPA MATRIKS PEMBOBOT DALAM SPATIAL ERROR MODEL PADA IPM PULAU KALIMANTAN TAHUN 2020 Ayu Sri Utami; Yundari Yundari; Nurfitri Imro’ah
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 11, No 5 (2022): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v11i5.59491

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan ukuran untuk mengamati kinerja pencapaian pembangunan suatu wilayah dalam aspek pendidikan, harapan hidup dan kelayakan hidup. IPM suatu wilayah dapat mempengaruhi IPM di wilayah lainnya. Adanya hubungan ketergantungan wilayah tersebut, maka dibentuk suatu model regresi spasial. Model regresi spasial yang digunakan yaitu Spatial Error Model (SEM). SEM merupakan model spasial yang terjadi karena terdapat pengaruh spasial pada errornya. SEM dapat memberikan pemodelan yang lebih baik dengan adanya koefisien error spasial yang menunjukkan tingkat hubungan pengaruh suatu wilayah dengan wilayah lainnya. Model spasial memerlukan gambaran struktur spasial dengan komponen penting dalam pemodelan yaitu matriks pembobot. Tujuan penelitian ini adalah untuk memodelkan IPM Pulau Kalimantan berdasarkan matriks pembobot terbaik. dan membandingkan beberapa matriks pembobot dalam pemodelan SEM. Penelitian ini menggunakan beberapa matriks pembobot yaitu Rook Contiguity, Bishop Contiguity, dan Queen Contiguity. Data yang digunakan adalah IPM sebagai variabel dependen dengan variabel independennya yaitu angka harapan hidup (X1), harapan lama sekolah (X2), dan pendapatan perkapita (X3) 56 kabupaten/kota Pulau Kalimantan tahun 2020. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mendapatkan model dilakukan uji asumsi klasik. Selanjutnya membentuk matriks pembobot yang masing-masing dilakukan uji autokorelasi spasial, keterkaitan spasial, estimasi dan signifikansi parameter. Kemudian pemilihan model dengan matriks pembobot berdasarkan nilai AIC terkecil. Hasil penelitian diperoleh matriks pembobot Rook dan Queen memenuhi autokorelasi spasial. Kedua matriks pembobot tersebut terjadi ketergantungan spasial error, sehingga pemodelan yang digunakan yaitu SEM. Pemodelan IPM terbaik yaitu menggunakan model SEM dengan matriks pembobot Rook Contiguity berdasarkan nilai AIC terkecil yaitu 128,1008. Kata Kunci: autokorelasi spasial, moran’s indeks, rook contiguity
Peran Motivasi Kerja dan Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Achmad Fauzi; Khoerunisa, Lili; Ayu Sri Utami
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (Oktober-Desember 2023)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v1i4.108

Abstract

Eksistensi Sumber Daya Manusia didalam suatu perusahaan memiliki andil yang begitu penting. Seorang karyawan mempunyai kemampuan yang besar untuk kegiatan organisasi/perusahaan. Berpendapat mengenai karyawan, dibutuhkan usaha dan aspek-aspek yang mampu meningkatkan kemampuannya. Tujuan dari artikel ini ialah agar dapat menyadari peran motivasi kerja serta gaya kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta studi literature ataupun Library Research. Hasil dari penelitian literature review ini merupakan: 1) motivasi kerja berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. 2) gaya kepemimpinan berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.