This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmaseutik
Ceria Rizki Amalia
Magister Manajemen Farmasi UGM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor yang Memengaruhi Biaya Out Of Pocket (OOP) Pelayanan Kesehatan Pasien Rawat Jalan: Analisa Data Sekunder Indonesia Family Life Survey Gelombang 4 (IFLS4) Ceria Rizki Amalia; Dwi Endarti; Anna Wahyuni Widayati
Majalah Farmaseutik Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v18i3.67648

Abstract

Kebutuhan pelayanan kesehatan akibat sakit muncul secara sporadik dan tidak dapat diprediksi yang memberikan beban ekonomi pada pasien. Semakin besar biaya kesehatan yang dikeluarkan oleh individu dapat memperburuk kondisi keuangan rumah tangga. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisa biaya kesehatan Out Of Pocket (OOP) pelayanan kesehatan rawat jalan akibat sakit berdasarkan perspektif pasien, serta faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada biaya OOP akibat pelayanan kesehatan rawat jalan sakit berdasarkan perspektif pasien. Penelitian ini menggunakan rancangan studi observasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder yang diperoleh dari IFLS4 tahun 2007. Data utama yang digunakan berisi karakteristik demografi dan karakteristik kesehatan responden sebagai variabel bebas, serta biaya OOP sebagai variabel terikat. Analisa data menggunakan analisa deskiptif dan analisis inferensial menggunakan modiefied linear regression sebagai teknik analisa utama. Biaya OOP pasien rawat jalan untuk biaya medis langsung pengobatan tidak termasuk obat resep berdasarkan hasil analisis pada IFLS4 tahun 2007 sebesar Rp. 20.815,71, dengan dipengaruhi oleh sepuluh variabel sosiodemografi-kesehatan meliputi pendidikan, status pekerjaan, pendapatan, latar belakang ekonomi, provinsi, pelayanan kesehatan yang digunakan, jarak ke pelayanan kesehatan, waktu perjalanan, waktu tunggu dilayani dan penyakit kronis. Berdasarkan IFLS4 tahun 2007 Indonesia masih sangat minim penggunaan asuransi kesehatan oleh pasien rawat jalan akibat sakit. Proteksi keuangan dibutuhkan oleh masyarakat untuk menghindari pengeluaran biaya kesehatan yang bersifat katastropik.