Achmad Gat Gautama
Fakultas Sains Dan Teknologi Jurusan Teknik Arsitektur UIN Malang.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontestasi pada Arsitektur Masjid Nusantara: Jelajah atas Masjid Ampel Surabaya dan Masjid Jami’ Malang Achmad Gat Gautama
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 12, No 3 (2010): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.553 KB) | DOI: 10.18860/el.v0i0.456

Abstract

Conservation on architecture plays very important role in shaping the identity or memory of a place as well as presenting its current context. There are must be three strategies consisting in conservation, those are: continuity, development, and usage. Continuity shows the establishment on the tradition for the sake of the continuity on the building identity in the present and future time. Development is a process of changing and adjusting toward  the current of a building to gain the best condition. Usage is creating the use or giving the facility for the existance sustainability of old, present, and future building. Through the tracing on two architecture cases, Masjid Sunan Ampel and Masjid Jami’ Malang, this paper aims to explore the character of architecture identity of mosque in Indonesia as an alternative of architecture sustainability which is relevant to Indonesian context, and to the development of technology as one of the instrument to build. The initial stage is exploring the architec of two mosques by using three conservation strategies as the reading tool. The next stage is doing an interpretaive analysis by comparing the finding character identity both mosques’ identity in dialogic way. The above study presents the two character of Indonesain mosques’ architecture which includes technology in the building process. These characters have been becoming the  starting planning strategy of mosque’s architecture which orientates to Indonesian context as well as creatively and innovatively. Konservasi pada arsitektur memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk identitas atau memori suatu tempat sekaligus menyajikan konteksnya saat ini. Harus ada tiga strategi yang terdiri dalam konservasi, yaitu: kontinuitas, pengembangan, dan penggunaan. Kontinuitas menunjukkan kemunculan tradisi demi kelangsungan identitas bangunan di masa sekarang dan masa depan. Pembangunan adalah proses perubahan dan penyesuaian terhadap arus bangunan untuk mendapatkan kondisi terbaik. Penggunaannya menciptakan penggunaan fasilitas untuk keberlanjutan bangunan lama, sekarang dan masa depan. Melalui penelusuran dua kasus arsitektur, Masjid Sunan Ampel dan Masjid Jami 'Malang, makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakter identitas arsitektur masjid di Indonesia sebagai alternatif keberlanjutan arsitektur yang sesuai dengan konteks Indonesia, dan perkembangan teknologi. sebagai salah satu alat untuk membangun. Tahap awalnya yaitu mengeksplorasi arsitektur dua masjid dengan menggunakan tiga strategi konservasi sebagai wacana. Tahap selanjutnya adalah melakukan analisis interpretatif dengan membandingkan identitas karakter temuan kedua identitas masjid tersebut secara dialogis. Studi di atas menyajikan dua karakter arsitektur masjid Indonesia yang mencakup teknologi dalam proses pembangunan. Hal ini telah menjadi strategi perencanaan awal arsitektur masjid yang berorientasi pada konteks Indonesia serta kreatif dan inovatif.
Kontestasi pada Arsitektur Masjid Nusantara: Jelajah atas Masjid Ampel Surabaya dan Masjid Jami’ Malang Gautama, Achmad Gat
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 12, No 3 (2010): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v0i0.456

Abstract

Conservation on architecture plays very important role in shaping the identity or memory of a place as well as presenting its current context. There are must be three strategies consisting in conservation, those are: continuity, development, and usage. Continuity shows the establishment on the tradition for the sake of the continuity on the building identity in the present and future time. Development is a process of changing and adjusting toward  the current of a building to gain the best condition. Usage is creating the use or giving the facility for the existence sustainability of old, present, and future building. Through the tracing on two architecture cases, Masjid Sunan Ampel and Masjid Jami’ Malang, this paper aims to explore the character of architecture identity of mosque in Indonesia as an alternative of architecture sustainability which is relevant to Indonesian context, and to the development of technology as one of the instrument to build. The initial stage is exploring the architec of two mosques by using three conservation strategies as the reading tool. The next stage is doing an interpretaive analysis by comparing the finding character identity both mosques’ identity in dialogic way. The above study presents the two character of Indonesain mosques’ architecture which includes technology in the building process. These characters have been becoming the  starting planning strategy of mosque’s architecture which orientates to Indonesian context as well as creatively and innovatively. Konservasi pada arsitektur memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk identitas atau memori suatu tempat sekaligus menyajikan konteksnya saat ini. Harus ada tiga strategi yang terdiri dalam konservasi, yaitu: kontinuitas, pengembangan, dan penggunaan. Kontinuitas menunjukkan kemunculan tradisi demi kelangsungan identitas bangunan di masa sekarang dan masa depan. Pembangunan adalah proses perubahan dan penyesuaian terhadap arus bangunan untuk mendapatkan kondisi terbaik. Penggunaannya menciptakan penggunaan fasilitas untuk keberlanjutan bangunan lama, sekarang dan masa depan. Melalui penelusuran dua kasus arsitektur, Masjid Sunan Ampel dan Masjid Jami 'Malang, makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakter identitas arsitektur masjid di Indonesia sebagai alternatif keberlanjutan arsitektur yang sesuai dengan konteks Indonesia, dan perkembangan teknologi. sebagai salah satu alat untuk membangun. Tahap awalnya yaitu mengeksplorasi arsitektur dua masjid dengan menggunakan tiga strategi konservasi sebagai wacana. Tahap selanjutnya adalah melakukan analisis interpretatif dengan membandingkan identitas karakter temuan kedua identitas masjid tersebut secara dialogis. Studi di atas menyajikan dua karakter arsitektur masjid Indonesia yang mencakup teknologi dalam proses pembangunan. Hal ini telah menjadi strategi perencanaan awal arsitektur masjid yang berorientasi pada konteks Indonesia serta kreatif dan inovatif.
POTENSI METODE FRAKTAL UNTUK EKSPLORASI BENTUK ORNAMENTASI DALAM ARSITEKTUR Ernaning Setiyowati; Juhari Juhari; Achmad Gat Gautama; Pudji Pratitis Wismantara
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE, Maret 2026
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v10i1.4364

Abstract

Abstract: Ornamentation is one of the elements that can enrich architectural design, both on the exterior and interior. One method that can be used in exploring ornamentation design is the fractal method. A fractal is a geometric form or pattern characterized by self-repetition. In architecture, fractals can be used to create forms that are complex yet structured. This study aims to explore architectural ornamentation design forms using fractals. The method employed is a mathematical operation by generating Julia set fractals and Sierpinski fractal patterns to obtain Islamic ornamentation patterns involving floral and geometric forms. The results of the fractal Julia program produce 24 fractal forms that can be further developed into architectural ornamentation through geometric modification and repetition. The design exploration outcomes can be applied to interiors, building façades, and secondary-skin façades for shading devices. Keyword: fractal, ornamentation, design exploration Abstrak: Ornamentasi merupakan salah satu hal yang bisa memperkaya desain arsitektur, baik pada eksterior maupun interior. Salah satu metode yang bisa digunakan dalam eksplorasi desain ornamentasi ini adalah metode fraktal. Fraktal adalah bentuk atau pola geometris yang memiliki sifat pengulangan diri. Dalam arsitektur, fraktal dapat digunakan untuk menciptakan bentuk yang kompleks namun terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mencari eksplorasi bentuk desain ornamentasi arsitektur menggunakan fraktal. Metode yang digunakan adalah operasi matematika dengan cara membangkitkan fraktal Julia set dan pola fraktal Sierpinski untuk memperoleh pola ornamentasi Islam yang melibatkan bentuk floral dan geometri. Hasil running program fractal Julia menghasilkan 24 bentuk fraktal yang bisa dikembangkan ke dalam ornamentasi arsitektur, seperti modifikasi dengan geometri dan repetisi. Hasil eksplorasi desainnya bisa digunakan pada interior, fasad bangunan, dan juga secondary skin facade untuk shading device. Kata Kunci: fraktal, ornamentasi, eksplorasi desain