Pada perencanaan bangunan tahan gempa digunakan faktor koefisien modifikasi respon (R) untuk mereduksi kekuatan gempa sampai tingkat tertentu, agar perencanaan lebih ekonomis, oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengevaluasi pengaruh jumlah bay bangunan terhadap faktor modifikasi respons (R) dan faktor pembesaran perpindahan (Cd), dengan nilai yang telah ditentukan pada SNI 1726-2012, dimana pada struktur rangka beton bertulang pemikul momen khusus nilai R ditetapkan sebesar 8 dan nilai Cd sebesar 5,5. Pada penelitian ini terdapat 6 model bangunan struktur beton rangka pemikul momen khusus open frame 6 tingkat dengan jumlah bay arah y sebesar 3 tetapi memiliki jumlah bay arah x yang berbeda yaitu 1 bay, 2 bay, 3 bay, 4 bay, 5 bay dan 6 bay. Dalam penelitian ini digunakan Analisis Statik Non Linear yang menggambarkan hubungan antara gaya geser dasar terhadap perpindahan titik acuan pada atap yang menghasilkan kurva kapasitas sebagai pedoman untuk mendapatkan nilai R dan Cd. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan nilai faktor modifikasi respons (R) keenam model struktur berdasarkan FEMA 356 pada arah X dan pada arah Y lebih kecil dari nilai acuan SNI 1726:2012 sebesar 8 sedangkan nilai faktor modifikasi respons (R) dengan perhitungan berdasarkan ATC-19 pada arah X dan pada arah Y menghasilkan nilai R lebih besar dari nilai acuan SNI 1726:2012 sebesar 8 sedangkan nilai Cd pada arah X arah Y keenam model struktur memiliki nilai Cd lebih kecil dari nilai acuan SNI 1726:2012 sebesar 5,5.Kata kunci : Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus, Nonlinear Static Pushover Analysis, Faktor Modifikasi Respons, Faktor Pembesaran Perpindahan.