Lisda Ariany
Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transplantasi Babi Dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Analisis Tafsir Quraish Shihab Dan Ibnu Katsir) Muhammad Ilham; Lisda Ariany; Kaharuddin Kaharuddin
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i5.1407

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana penafsiran ayat Al-Qur’an menurut Quraish Shihab dan Ibnu Katsir mengenai babi dalam Surat Al-Maidah ayat 3. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode yang bersifat kualitatif, maka sumber data yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah riset kepustakaan (library research) dengan dilengkapi dua sumber data, primer dan skunder. Dengan berbagai pengumpulan data dari berbagai kepustakaan dan internet sebagai sumber data. Hasil Penelitian ini bahwa metode Tafsir al-Mishbah dilihat dari sistematika penyajian tafsir merupakan kombinasi (sinergitas) penyajian runtut-tematis (Tahlîlî-Maudû’î)., sedangkan corak penafsirannya lebih cenderung kepada corak sastra budaya dan kemasyarakatan (al-adabi al-ijtima'i), serta pendekatannya yaitu al-tafsir bi al-ra’y. Konsep Organ Tubuh Babi menurut Quraish Shihab ia berpendapat  bolehnya menggunakan katup jantung babi sebagai pengganti katup jantung manusia. Penafsiran Quraish Shihab dan Ibnu Katsir terhadap pengkaji Al-Qur’an yaitu keingintahuan terhadap dasar yang digunakan kedua mufassir dalam menafsirkan Al-Qur’an. Kedua tafsiran tersebut sesungguhnya adalah tafsiran yang menonjol pada zamannya masing-masing
Legal Protection For Users Of Illegal Online Loan Services In Indonesia Reviewed From A Jurisdictional Aspect Lisda Ariany
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1439

Abstract

Looking at the development of technology that is so fast and also used in all fields to provide convenience. This also includes electronic transactions in online loan applications (pinjol), given the current economic conditions that are not in a good condition due to Covid-19, many people choose loan applications to meet their needs without seeing the overall consequences of their actions. The case of a pinjol application that attacks the personal data of its users is of course a prohibited act, because it is related to someone's personal data. This study aims to find out how the legal protection for illegal lending service users in Indonesia is and what are the obstacles to law enforcement in dealing with loan lending cases in Indonesia. This research uses the method. normative legal research. And it is known that in Indonesia with regard to criminal law policies that can be used to punish borrowing actors for their actions, they can use UUPK because of the position of borrowing users as consumers and use the ITE Law because transactions are carried out using electronic media. The obstacles that occur are the lack of experts in the field of electronics in law enforcement and also the ITE Law is not strong enough to ensnare borrowers