This Author published in this journals
All Journal REKA KARSA
Ariyan Noerrochman
Institut Teknologi Nasional Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Pertimbangan Utama dalam Proses Perancangan Bambang Subekti; Ariyan Noerrochman; Raden Mochammad Rully Ryandhani; Saipul Anwar
Reka Karsa: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v7i1.3682

Abstract

AbstrakProfesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan pelatihan maupun penguasaan terhadap ilmu pengetahuan tertentu dan keahlian khusus. Misalnya arsitek yang memiliki keahlian yang berkualitas dalam perancangan. Secara umum ber-Arsitektur adalah kegiatan yang dilakukan seorang arsitek sebagai seorang perancang, sehingga di dalamnya termasuk proses yang dilakukan oleh arsitek tersebut dalam menghasilkan sebuah desain. Banyak arsitek muda berbakat di Bandung yang telah menjadi inspirasi dalam menghasilkan sebuah karya. Ke-khas-an dalam membuat karya menjadi daya tarik tersendiri. Isu ramah lingkungan sedang menjadi tag line dalam dunia arsitektur. Isu tersebut diangkat oleh seorang arsitek muda yaitu Yu Sing. Yu Sing adalah arsitek muda yang sangat peduli pada isu kemanusiaan dan ramah lingkungan. Karyanya mempertimbangkan nilai lokal, lingkungan, sosiokultur dan memprioritaskan kaum marjinal. Rancangan selalu mengedepankan desain yang atraktif inovatif dan menggunakan material bekas atau pemilihan material ramah lingkunan. Yu Sing dinaungi oleh Studio Akanoma yang memiliki 4 pilar filosofi dalam karya-karyanya, yaitu : (1) Arsitektur untuk semua, (2) Mengedepankan Arsitektur Tradisional, (3) Membangun saling ketergantungan antara alam, budaya, ekonomi dan arsitektur, (4) Mempromosikan ekowisata local. Filosofi tersebut menjadi akar dan komitmen Yu Sing dan Studio Akanoma dalam kegiatan aktif memberikan solusi pada permasalahan masyarakat terpinggirkan dalam proyek sosial dan komunitas sosial. Penelitian ini mencoba untuk menggambarkan bagaimana proses perancangan Yu Sing di studio Akanoma secara umum dan melihat secara detail proses perancangan dalam studi kasus khusus. Studi kasus dalam penelitian ini dipilih ARUNA Dine and Coffee yang dianggap relevan sebagai objek kajian, karena Kafe tersebut memiliki bentuk sederhana yang menarik untuk dikaji dan menggunakan material tidak umum pada struktur dan fasad. Kata kunci: yu sing, 4 filosofi studio akanoma, aruna dine and coffee.