Karnoto Karnoto
Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REDESIGN LIGHTING SYSTEM OF SAMSAT AND UPPD OFFICE IN SEMARANG CITY II Syahputra Gabe Harianja; Karnoto Karnoto; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i4.298-302

Abstract

The study was conducted by designing a lighting system in the Central Java UPPD and SAMSAT Building, then comparing the design of the new lighting system and the design of the lighting system installed now using Dialux Evo 8.2 software, referring to SNI 03-6575-2001 for illumination values and glare levels. The results of the simulation using of lamp manufacture such is Philips found that the amount of illumination for each room that has a 350 lux lighting standard produced an illumination value of 355-410 lux. The room has a 250 lux lighting standard, resulting in a lighting level of 251-253 lux. The room that has a 200 lux lighting standard, an illumination value of 203-240 lux is produced. Spaces that have a lighting standard of 150 lux, illuminated values of 151-180 lux is produced. The room that has a 50 lux lighting standard, an illumination value of 110 lux is produced. The study was conducted in all building spaces because the lighting system before the design was not in accordance with SNI 03-6575-2001 standards.
REDESAIN SISTEM PENERANGAN STADION JATIDIRI SEMARANG Bagas Laksito; Karnoto Karnoto; Agung Nugroho
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.210-217

Abstract

Stadion Jatidiri merupakan stadion utama Kota Semarang yang sudah berdiri sejak tahun 1991. Seiring berjalannya waktu, Stadion Jatidiri mengalami penurunan kualitas baik secara infrastruktur maupun dari sistem elektrikalnya. Penerangan lapangan Stadion Jatidiri yang menggunakan desain 4 titik tidak memenuhi standar iluminasi SNI 03-3647-1994 dan standar kerataan AFC Stadium Lighting Guide 2018. Kondisi yang tidak sesuai standar tersebut diperparah oleh kerusakan beberapa lampu sorot di setiap tiangnya. Hal tersebut mengakibatkan Stadion Jatidiri tidak bisa dipakai secara efektif saat malam hari. Berdasarkan hal tersebut, penulis merancang sebuah desain sistem penerangan di Stadion Jatidiri Semarang yang sesuai dengan SNI 03-3647-1994 menggunakan software bantu Dialux 4.13. Pada perancangan, digunakan dua desain yakni desain 4 titik dan desain melingkar yang kemudian dua desain tersebut dibandingkan satu sama lain. Hasil dari simulasi dengan menggunakan lampu Philips ArenaVision MVF404 didapatkan secara keseluruhan nilai iluminasi pada desain 4 titik dan desain melingkar telah sesuai dengan standar SNI 03-3647-1994, yaitu kelas 1 200 lux, kelas 2 300 lux dan kelas 3 1000 lux. Selain itu, didapatkan nilai silau yang tidak lebih dari 50, nilai kerataan menyeluruh (u0) lebih dari 0,7 dan nilai kerataan memanjang (u1) lebih dari 0,5 sesuai dengan CIE 112-1994 dan AFC Stadium Lighting Guide 2018.