Psikolog terbagi dalam beberapa bidang, salah satunya yaitu bidang klinis. Psikolog klinis dapat bekerja di berbagai instansi dan bidang pekerjaan. Sesuatu yang umum dan wajar terjadi yaitu stres. Salah satu kelompok yang memiliki tingkat stres tinggi adalah wanita, dimana pada sekarang ini telah terjadi peningkatan secara drastis tenaga kerja wanita. Tujuan dari penelitian fenomenologis ini adalah untuk memahami pengalaman psikolog klinis wanita dalam upaya menangani stres kerja yang dialami. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis dengan metode analisis IPA. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan in-deep interview. Partisipan penelitian berjumlah empat orang yang dipilih menggunakan metode purposive. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat stres kerja pada psikolog klinis dengan dua subjek penelitian yang juga mengalami work family conflict. WFC (work family conflict) adalah sebuah konflik antar peran yang terjadi ketika harapan yang terkait dengan sebuah peran di pekerjaan terganggu oleh tuntutan pemenuhan peran dalam keluarga, atau sebaliknya. Pada pemilihan coping stress, psikolog klinis akan menilik dari pengalaman selama bekerja. Psikolog klinis tetap membutuhkan bantuan dari orang lain dalam mereduksi stress melalui dukungan sosial dari suami yang menguatkan dan mendukung profesi subjek. Pada penelitian ini ditemukan bahwa stress dapat memberikan work family enrichment. WFE (work family enrichment) adalah peranan antara pekerjaan dan keluarga yang mengacu pada sejauh mana kualitas pekerjaan seseorang meningkatkan peranannya dalam keluarga atau sebaliknya peranan dalam keluarga meningkatkan kualitas dalam bekerja yang berdasarkan pada pengalaman dari keluarga ke pekerjaan, maupun dari pekerjaan ke keluarga.