Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinants of Technological Innovation on the Income of Urban Farming Farmers in the Digital Economy Era Noor Salim; Darwati Susilastuti; Henita Fajar Oktavia; Safira Fathin
AGRITROPICA : Journal of Agricultural Sciences Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/j.agritropica.5.2.50-61

Abstract

The rapid growth of urbanization in urban areas raises doubts about the future of urban farming. However, urban farming can survive due to the ability of urban farming to innovate in expanding its functions in various factors that hinder it. Farmers as actors need to be empowered with various knowledge and technological innovations. The purpose of the study was to analyze the simultaneous and partial effect of variables on land area, risk-taking courage, farmer's age, and sources of information on technological innovation in urban farming farmers in the digital economy era, what factors are dominant, and analyze the effect of technological innovation on farmers' income—survey research method with OLS Multiple Regression of primary data analysis technique on 70 respondents. The result of the research is that the source of information has a significant effect on technological innovation and is the dominant factor with a value of β =57.6%. In contrast, the variables of land area, risk-taking courage, and age have no effect. Technological innovation has a significant impact on income. The research finding is that technological innovation in urban farming is not influenced by land area, age of farmers, and risk-taking courage but predominantly by sources of information that have implications for farmers' income.
PEMANFAATAN SUMBER DAYA LOKAL UNTUK POC, PESTISIDA ORGANIK, DAN SUPLEMEN PAKAN PADA URBAN FARMING RW 01 CIPINANG MELAYU JAKARTA TIMUR Darwati Susilastuti
BERDIKARI Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v5i2.6477

Abstract

Pemanfaatan sumber daya lokal pada Urban Farming (pertanian perkotaan) berupa bahan tumbuhan menjadi produk input pertanian akan meningkatkan produktivitas, efisiensi, kelestarian dan keberlanjutanya. Intergrasi produk pada pertanian terpadu perkotaan memadukan kegiatan pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya dengan konsep zero waste.   Petani, Karang Taruna RW 01 Cipinang Melayu bersama Ibu-Ibu PKK telah mempunyai kegiatan pertanian di area kolong jalan tol Becakayu  antara lain hidroponik,  ikan lele dan nila, ternak ayam, burung dara, hortikultura dan tanaman pangan dan tahunan dan diantaranya adalah tanaman turi sebagai tanaman pembatas (barrier) dengan jalan raya.  Usaha tersebut dilakukan pada lahan sekitar 1600m2 dengan berbagai tananam sumber daya lokal termasuk turi.  Usahanya masih parsial, konvensional, tidak pruduktif pada lahan urugan yang tidak subur dan belum memanfaatkan sumber daya lokal sebagai produk input pertanian.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengelola pertanian perkotaan terpadu yang produktif  dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Hasil pelaksanaannya adalah  peningkatan pemahaman pertanian terpadu, pemanfaatan sumber daya lokal yaitu daun turi dan lainnya menjadi pupuk cair organik (POC), pestisida nabati dan suplemen pakan telah nyata meningkatkan hasil, hemat dan mempercepat panen. Pemanfaatan sumber daya lokal telah mewujudkan pertanian perkotaan terpadu, produktif, ramah lingkungan dan mensejahterakan.