This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Ika Lestari Nurwahyuni
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KOMUNITAS BENDHUNG LEPEN DALAM MEMBANGUN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI DESA MRICAN, KECAMATAN UMBULHARJO, KOTA YOGYAKARTA Ika Lestari Nurwahyuni; Lia Indah Cahyani; Nina Fitriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33224

Abstract

Lingkungan memiliki peranan yang besar dalam menopang kehidupan manusia di bumi, lingkungan yang tak terjaga keseimbangannya dapat berpotensi mengganggu kelancaran aktivitas manusia sehari-hari. Sayangnya di Indonesia tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hanya sebesar 57% saja, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih kurang dalam menerapkan perilaku peduli lingkungan pada kehidupan mereka sehari-harinya, oleh karena itu peneliti ingin mengetahui bagaimana komunitas Bendhung Lepen di Desa Mrican berupaya  membangun karakter tersebut di masyarakat Desa Mrican, Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Metode yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus,  pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur pada informan yang merupakan warga dan pengurus komunitas Bendhung Lepen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa warga Desa Mrican secara kognitif, afektif, dan perilaku menunjukkan karakter peduli lingkungan yang dibuktikan dengan warga kini tidak lagi membuang sampah sembarangan, memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, dan bersedia mengikuti program yang dilaksanakan dengan tulus dan sukarela. Sehingga dapat disimpulkan bahwa komunitas Bendhung lepen telah berhasil dalam membangun karakter peduli lingkungan pada warga Desa Mrican yang pada awalnya dikenal sebagai Desa yang kumuh dan kotor.