This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Canabila Halim
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KECEMASAN JAUH DARI SMARTPHONE PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SEMARANG Canabila Halim; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36833

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kecemasan jauh dari smartphone pada siswa kelas X SMAN 1 Semarang. Kecemasan jauh dari smartphone adalah respon negatif yang melibatkan munculnya gejala fisiologis, cara berpikir, dan kondisi emosi akibat tidak bisa mengakses smartphone dikarenakan kondisi smartphone yang tidak prima seperti kehabisan baterai, kehilangan sinyal, ataupun berjauhan dengan smartphone. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu untuk merasakan, membedakan, menanggapi, mengenali, dan memahami secara efektif emosi individu tersebut maupun individu lain melalui hubungan dengan diri sendiri, hubungan dengan individu lain, kemampuan beradaptasi, pengelolaan stres, dan suasana hati. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 432 siswa SMA Negeri 1 Semarang dengan sampel sebanyak 205 siswa. Teknik sampling yang digunakan ialah cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecerdasan Emosional (45 aitem) dan Skala Kecemasan Jauh dari Smartphone (39 aitem). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kecemasan jauh dari smartphone pada siswa kelas X SMAN 1 Semarang dengan hasil rxy = -0,403 dan p = 0,000. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 16,2% dalam memprediksi kecemasan jauh dari smartphone, sisanya sebesar 83,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini.