Penelitian ini di latarbelakangi oleh bahasa daerah sangatlah bermanfaat, baik dipandang sebagai pelestarian budaya bangsa maupun sebagai pendukung pengembangan linguistik sehingga peneliti sangat tertarik untuk melakukan penelitian untuk memberikan gambaran sejauh mana penggunaan bahasa daerah tolaki dalam lingkungan masyarakat. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah struktur kalimat bahasa Tolaki? Tujuan penelitian ini, yakni untuk mendeskripsikan struktur kalimat bahasa Tolaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian tergolong penelitian lapangan. Data dalam penelitian ini berupa data lisan yang bersumber dari informan penutur bahasa Tolaki yang berdomisili di Desa Baito Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik rekam dan simak catat. Data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui metode kajian distribusional dengan teknik Pila Unsur Langsung (PUL). Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan dan hasil analisis data disimpulkan bahwa dalam bahasa Tolaki terdapan tiga jenis struktur kalimat, yakni kalimat pernyataan memiliki strukrur fungsi sintaksis yakni: (S+P), (Ket+S+P), (S+P+O), (S+P+Ket). Kalimat pertanyaan memiliki struktur fungsi yakni: (S+P+O), (S+P+O+Ket), (Ket+P+O), (Ket+S+P), (Ket+S+O). Kalimat perintah memiliki struktur fungsi yakni: (S+P+O+Ket), (S+P+O), (S+P+O+Pel+Ket). Dari setiap struktur kalimat bahasa Tolaki dibentuk oleh kata/frasa yang berkategori tertentu serta memilki peran/makna yang mengisis tiap-tipa kontituen strukrur fungsi tersebut.