Arnudin Laia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN ALAT RICE TRANSPLANTER DALAM USAHATANI PADI SAWAH (Kasus di UD Maju Jaya dan Kelompok Tani Bersatu Situbondo) Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Arnudin Laia
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dalam penggunaan Rice Transplanter dan Kovensional pada usahatani padi sawah di UD Maju Jaya dan kelompok tani Bersatu Kabupaten Situbondo, untuk mengetahui respon petani terhadap pemanfaatan alat Rice Transplanter dalam usahatani padi sawah. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja di UD Maju Jaya dan Kelompok tani Bersatu Kabupaten Situbondo dengan pertimbangan lokasi tersebut merupakan salah satu obyek yang memiliki kawasan pertanian cukup luas serta mayoritas masyarakatnya adalah petani (padi sawah). pada tahun 2015, Kabupaten Situbondo merupakan salah satu daerah yang mengikuti Program Upaya Khusus Swasembada Berkelanjutan dengan meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedelai (upsuspajale). Selain itu sebagai penerima bantuan alsintan pertanian khususnya mesin rice transplanter. Teknik penentuan sampel petani dilakukan secara random sampling, sedangkan  untuk petani konvensional dilakukan secara accidental sampling. Jumlah sampel petani rice transplanter 30 orang, sedangkan petani kovensional juga 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani rice transplanter lebih mengguntungkan, dengan nilai rata-rata efisiensi 2.1, sedangkan petani konvensional nilai rata-rata efisiensinya lebih rendah, yaitu 1.2. Keduanya melebih nilai satu atau efisien, hanya saja pendapatan petani rice transplanter lebih unggul dibandingkan petani kovensional. Petani rice transplanter lebih responsif dibanding respon petani kovensional.