Helmah Helmah
MIN 8 Hulu Sugai Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bangun Ruang Menggunakan Media Sedotan Limun Siswa Kelas IIA MIN 8 Hulu Sungai Utara Helmah Helmah
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1459

Abstract

PTK ini menyajikan bahasan tentang meningkatkan hasil belajar matematika pada materi bangun ruang menggunakan media sedotan limun siswa kelas IIA MIN 8 Hulu Sungai Utara. Kegiatan siswalah yang lebih aktif. Media sedotan limun  merupakan alat bantu untuk menentukan rusuk dan jumlahnya, mengetahui sudut dan titik sudut,  sehingga siswa terbantu dan lebih mudah paham dengan materi tersebut (bangun ruang). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas guru, siswa dan meningkatkan hasil pelajaran matematika materi bangun ruang menggunakan sedotan limun. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIA pada MIN 8 Hulu Sungai Utara tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 24 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 2X pertemuan. Tehnik pengumpulan data menggunakan  observasi, dokumentasi dan tes. Tehnik analisa data hasil belajar dilakukan secara kuantitatif, sedangkan aktifitas guru dan siswa dilakukan secara kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas IIA MIN 8 Hulu Sungai Utara pada materi bangun ruang menggunakan media sedotan limun mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil tes/ ulangan siklus pertama yang mencapai nilai KKM hanya 66,67% , maka disiklus kedua meningkat menjadi 100 % mencapai KKM (Kretiria Ketuntasan Minimal) keaktifan siswa meningkat dari 51, 67% siklus I berubah menjadi 85,71 % pada siklus II. Demikian juga aktifitas guru meningkat yang semua 67,19 % menjadi 93,00% pada siklus II.