Mutia Zahra, Anwar Arbi, Agustina
Universitas Muhammadiyah Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Permisif, Teman Sebaya Dan Media Informasi Dengan Perilaku Penyimpangan Seksual Pada Remaja Kabupaten Bireun Tahun 2022 Mutia Zahra, Anwar Arbi, Agustina
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku penyimpangan seksual merupakan segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis yang tidak lazim. Tingginya angka kejadian perilaku seks bebas pada ramaja disebabkan karena perkembangan kognitif (perubahan kemampuan mental), emosional (tingkah laku) dan kapasitas sosial selama awal masa remaja serta rasa ingin tahu yang tinggi dari para remaja mengenai segala hal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Permisif, Teman Sebaya, Dan Media Informasi Dengan Perilaku Penyimpangan Seksual Pada Remaja Kabupaten Bireun tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 169 remaja usia 15-19 tahun dengan jumlah sampel 63 remaja. Teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 26 Juni - 2 Juli 2022. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukkan proporsi responden penyimpangan seksual pada kategori berisiko rendah sebesar 58,7%, pola asuh indulgen 54%, peran teman sebaya tidak berperan 50,8% dan tidak pernah mendapat informasi 68,3%. Ada hubungan pola asuh permisif dengan p value 0,005, peran teman sebaya dengan p value 0,003 dan informasi p value 0,009 dengan perilaku penyimpangan seksual. Diharapkan kepada responden untuk meningkatkan pengetahuan dengan menggali informasi tentang bahaya seks bebas dari berbagai sumber dari petugas kesehatan dan buku, sehingga remaja dapat mencegah perilakuk seks bebas.