Almira Agrippina Agrippina
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGELOLAAN PAGURON PANGGUGAH RUDAT BUHUN DALAM ORIENTASI PELESTARIAN BUDAYA Almira Agrippina Agrippina
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 2, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Departemen Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v2i2.50252

Abstract

Pendirian sebuah paguron (perguruan) seni merupakan langkah yang dapat dilakukan dalam upaya melestarikan kesenian tradisional. Paguron menjadi wadah yang dapat menampung minat dan keinginan masyarakat dalam berkesenian dengan melakukan program dan kegiatan yang melibatkan masyarakat yang ada didalamnya, seperti yang dilakukan pada Paguron Panggugah Sukasari 2 yang berupaya untuk melestarikan seni Rudat Buhun dengan melakukan pelatihan dan pertunjukan yang dapat di apresiasi oleh masyarakat luas. Tujuanpenulisaniniadalahmemberikangambaraninformasi data dalammendeskripsikanpengelolaan serta upaya dan hasil pelestarian yang di lakukan Paguron Pangugah terhadap seni Rudat Buhun. Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahdeskriptifanalisisdenganpendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Data disajikansecaradeskripsiberdasarkantema dan fokus masalahpeneltian. Hasil penelitianinimenujukkanbahwaterdapat 4 tahap yang dapat dilakukan untuk mengelola paguron yaitu: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Langkah tersebut dilakukan untuk merencanakan tujuan dan program, menyusun pembagian tugas tiap anggota, melakukan penggerakan terhadap program dan kegiatan yang dibuat serta mengawasi setiap kegiatan agar tetap terlaksana dengan baik dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dalam berupaya untuk melestarikan seni Rudat Buhun di Sukasari 2. Program dan kegiatan yang dikelola dengan baik akan menghasilkan eksistensi terhadap seni Rudat Buhun di lingkungan masyasrakat serta dapat menghasilkan prestasi dan penghargaan yang dapat menjadi kebanggan bagi paguron, pelaku seni dan masyarakat sekitar. Penelitianinibisamenjadisumberinformasiuntukpenelitianselanjutnyamengenai pengelolaan paguron seni.