Ni Nyoman Kendri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA Ni Nyoman Kendri
Daiwi Widya Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v5i3.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas VI di SD Negeri 1 Kerobokan Kaja Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2015/2016 dengan implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, danrefleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Kerobokan Kaja Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 16 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes esai. Data hasil belajar siswa yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran Model Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI di SD Negeri 1 Kerobokan Kaja Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus I yaitu 61% dengan kategori sangat rendah meningkat menjadi 63,25% dengan kategori rendah. Kemudian dari siklus I ke siklus II meningkat dari 63,25% dengan kategori rendah meningkat menjadi 82,75% dengan kategori tinggi. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus I sebanyak 2,25% dan dari siklus I ke siklus II sebanyak 19,50%. Dengan demikian penelitian ini dikatakan berhasil karena telah melampuai KKM yaitu 68 dan target yang ditetapkan peneliti rentangan 65-79% dengan kategori cukup.