Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Stakeholder Dalam Penyusunan RPJMG Gampong Dayah Di Kabupaten Pidie Aulia Buana; Jawoto Sih Setyono
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p06

Abstract

Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan Gampong Dayah, perlu dikembangkan peran aktif seluruh stakeholder yang terlibat dalam penyusunan RPJMG sebagai dokumen perencanaan pembangunan Gampong Dayah. Klasifikasi atau pengkategorisasian stakeholder digunakan untuk memahami kepentingan (interest) dan pengaruh (influence) masing-masing pihak yang terlibat, dan bagaimana hal ini dapat mendukung atau mengancam kinerja suatu tata kelola Pemerintahan Gampong. Analisis kategorisasi stakeholder dilakukan dengan menggunakan matriks pengaruh (influence) dan kepentingan (interest). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan bantuan kuesioner untuk disebarkan kepada responden yang ditentukan secara sengaja (purposive sampling). Berdasarkan mapping dalam matriks pengaruh dan kepentingan, stakeholder dalam proses penyusunan RPJM Desa Gampong Dayah di Kecamatan Batee dapat dikategorisasikan menjadi 1). Key Player, yaitu Keuchik, Sekdes, TPG, Pendamping Desa dan Kecamatan. 2) Context Setter, yaitu DPMG. 3) Subject yaitu Kaur Umum, Kaur Pemerintahan, Kaur Pembangunan dan Unsur Masyarakat. Serta 4) Crowd yaitu TA, Ketua PKK, Tokoh Agama dan Bappeda.
Skema Land Value Capture sebagai Alternatif Pembiayaan Penanganan Permukiman Kumuh (Studi Kasus: Kelurahan Kaligawe, Kota Semarang) Arga Hijrian Pasha; Jawoto Sih Setyono
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v8i1.109422.1-14

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Kota Semarang mendorong meluasnya kawasan permukiman kumuh, sementara kapasitas fiskal pemerintah daerah dalam penyediaan perumahan layak huni masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Land Value Capture (LVC) sebagai alternatif pembiayaan penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Kaligawe, Kota Semarang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis regulasi, sistem kelembagaan, serta perhitungan nilai lahan dan skema sewa berbasis Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai lahan di Kelurahan Kaligawe meningkat rata-rata 10,2% per tahun dalam sepuluh tahun terakhir. Proyeksi NJOP tahun 2027 sebesar ±Rp2,24 juta/m² memungkinkan penerapan instrumen development-based berupa sewa lahan melalui pembentukan badan usaha kerja sama pemerintah dan swasta. Skema tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan sekitar Rp2,9 miliar per tahun yang dapat digunakan untuk pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) serta pembiayaan infrastruktur lanjutan. Secara regulatif, model ini kompatibel dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Semarang dan ketentuan pemanfaatan Barang Milik Negara/Daerah, meskipun pada saat penelitian dilakukan belum terdapat regulasi nasional yang secara khusus mengatur LVC. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi nasional yang mengatur prinsip dan mekanisme LVC, serta Peraturan Wali Kota yang mengatur tata kelola sewa lahan, subsidi silang unit, dan pengalokasian pendapatan secara khusus untuk penanganan kumuh. Kelurahan Kaligawe dapat dijadikan proyek percontohan implementasi LVC yang berkelanjutan dan replikatif.