Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prioritas Peningkatan Kinerja Irigasi di Wilayah Sungai Brantas Bagian Tengah Menggunakan Metode MADM Miftakhul Huda; Rini Wahyu Sayekti; Hari Siswoyo
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 2 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v2i2.791

Abstract

Peningkatan kinerja irigasi dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sebagai implementasi modernisasi irigasi. Namun, peningkatan kinerja irigasi terkendala waktu dan biaya untuk dilakukan dalam satu waktu. Oleh karena itu, diperlukan penentuan prioritas peningkatan kinerja irigasi pada daerah irigasi berdasarkan metode Multiple Attribute Decision Making (MADM). Metode MADM terdapat empat metode, yaitu Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), Simple Additive Weighting (SAW), Weighted Product (WP), dan Elimination et Choix Traduisant la Realité (ELECTRE). Daerah irigasi yang akan diteliti adalah D. I. Siman, D. I. Waduk Bening, D. I. Menturus, dan D. I. Padi Pomahan. Berdasarkan empat metode pada Metode MADM, D. I. yang diprioritaskan adalah D. I. Menturus dan D. I. Padi Pomahan. Daerah Irigasi Menturus diprioritaskan karena memiliki dua aspek yang tidak memenuhi syarat, yaitu prasarana fisik dan dokumentasi. Sedangkan, Daerah Irigasi Padi Pomahan memiliki tiga aspek yang perlu dikelola, yaitu prasarana fisik, dokumentasi, dan P3A/GP3A/IP3A. Biaya yang diperlukan untuk mengelola dua aspek di Daerah Irigasi Menturus adalah Rp. 2.710.956.966 dan biaya yang diperlukan untuk mengelola dua aspek di Daerah Irigasi Padi Pomahan adalah Rp. 8.324.532.369.
Studi Optimasi Alokasi Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Sarangan Kabupaten Madiun Dengan Program Dinamik Hesti Dwi Aprilia; Rini Wahyu Sayekti; Sri Wahyuni
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.789

Abstract

Abstrak Daerah Irigasi Sarangan merupakan salah satu daerah irigasi yang memiliki permasalahan ketersediaan air, yaitu air yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan air irigasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan upaya pengelolaan air secara optimal dengan teknik optimasi. Teknik optimasi yang digunakan adalah program dinamik deterministik. Tujuan penelitian adalah mengoptimalkan alokasi air irigasi sehingga diperoleh keuntungan yang maksimum. Fungsi tujuan optimasi adalah keuntungan maksimum dengan fungsi kendala berupa luas lahan dan ketersediaan debit. Pola tata tanam yang digunakan sesuai dengan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) periode 2021-2022. Berdasarkan hasil optimasi, diperoleh peningkatan luas tanam serta keuntungan pada Musim Tanam I sebesar 3%, pada Musim Tanam II sebesar 6%, dan pada Musim Tanam III sebesar 7%. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi dinas terkait untuk mengetahui pemberian air optimal yang dapat menghasilkan keuntungan maksimum berdasarkan ketersediaan air yang ada pada Daerah Irigasi Sarangan. Kata kunci: optimasi, irigasi, program dinamik, deterministik    Abstract The Sarangan Irrigation Area has a problem, namely that there is not enough water to meet irrigation water needs. Optimization techniques are needed based on these problems optimal water management efforts are required. This research aims to optimize irrigation water allocation to obtain maximum profit. The optimization technique used is a deterministic dynamic program. The optimization objective function is the maximum profit with the constraint functions in the form of land area and the availability of discharge. The cropping pattern follows the Global Planting Plan (RTTG) for 2021-2022. Based on the optimization results, it was found that the increase in planted area and profits in the first planting season was 3%, in the second planting season it was 6%, and in the third planting season it was 7%. This research can be useful for the relevant agencies to find out the optimal water supply that can produce maximum profit based on water availability in the Sarangan Irrigation Area. Keywords: optimization, irrigation, dynamic programming, deterministic