Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Family Information System (SIGA) Training on Network Midwife Capability and Compliance with SIGA Recording and Reporting Triana Nur; Ratna Wardani
Journal for Quality in Public Health Vol. 6 No. 1 (2022): November
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v6i1.394

Abstract

The Family Information System Training Application (FIST) was built with the aim of providing convenience for data and information managers at all regional levels in terms of managing annual and monthly report data for the family planning service system and updating the Indonesian family database. Analyze the effect of Family Information System Training (FIST) (X) on Ability (Y1) and Compliance (Y2) of Network Midwives on SiGA Recording and Reporting.A quantitative study with an analytical description approach, the sample involved in this study were 117 midwives in the North Sangata District, East Kutai Regency, the sampling technique was simple random sampling. There is a significant probability test value of the training variable with ability(Y1)(p value <0.000, Beta coefficient 0.793; R2 0.629). significant probability test of training variable with compliance(Y2)(p value <0.001; Beta coefficient 0.331; R2 0.605). Significant probability test of ability variable(Y2)with compliance(Y2)(p value < 0.000; Beta coefficient 0.4891). Indirect Effect X️Y1️Y2 ; ((X️Y1) x (Y1️Y2)) is 0.398 (0.793x0.489).There is a positive direct and indirect significant positive effect of Family Information System Training (SiGA) on the ability and compliance of the Network Midwife to (FIST) Recording and Reporting.
Pendekatan Holistik Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Tipe 2 Di Kabupaten Kutai Timur Triana Nur; Agustin Widyowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus adalah kelainan metabolisme kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten akibat gangguan sekresi insulin atau resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan self-efficacy terhadap kualitas hidup penderita diabetes tipe 2 di Kabupaten Kutai Timur, dengan mempertimbangkan peran Self Care Agency sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan kuesioner yang disebarkan kepada 210 responden. Analisis data dilakukan menggunakan model Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap Self Care Agency, dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup. Self Care Agency juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas hidup. Selain itu, dukungan sosial dan self-efficacy memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kualitas hidup melalui Self Care Agency. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial dan self-efficacy dalam pengelolaan diabetes, serta mengusulkan perlunya program intervensi yang berfokus pada peningkatan dukungan sosial dan self-efficacy untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes tipe 2.