Esther Lenny Dorlan Marisi
Prodi Diploma Tiga Keperawatan, STIKes Sumber Waras; e-mail: estherlenny@akpersumberwaras.ac.id (koresponden)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Modern Dressing dalam Proses Penyembuhan Luka Kronis pada Lansia Esther Lenny Dorlan Marisi; Donny Richard Mataputun
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i3.2348

Abstract

Old age has a great potential for the occurrence of chronic wounds because of skin changes associated with age. Chronic wounds are old wounds that take longer to heal. Moist wound healing is a method to maintain wound moisture by using moisture-retaining dressings, so that wound healing and tissue growth can occur naturally. This study aims to analyze the effectiveness of modern dressings on the process of chronic wound healing in the elderly. The research design used was pre-experimental with one group pretest-posttest design. The research was conducted at the Tresna Werdha Social Institution. The sample is 7 elderly who were selected by total population sampling technique. Data were collected through observation, then analyzed using paired sample t-test. The results of the analysis show the p value is less than 0.05. Furthermore, it was concluded that modern dressings are effective for chronic wound care.Keywords: chronic wound; elderly; modern dressingĀ ABSTRAKĀ Usia lanjut memiliki potensi besar untuk terjadinya luka kronis karena perubahan kulit berkaitan dengan bertambahnya usia. Luka kronis adalah luka yang sudah lama terjadi dengan penyembuhan yang lebih lama. Moist wound healing adalah metode untuk mempertahankan kelembaban luka dengan menggunakan balutan penahan kelembaban, sehingga penyembuhan luka dan pertumbuhan jaringan dapat terjadi secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas modern dressing terhadap proses penyembuhan luka kronis pada lansia. Rancang bangun penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di Panti Sosial Tresna Werdha. Sampel adalah 7 lansia yang dipilih dengan teknik total population sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, lalu dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai p kurang dari 0,05. Selanjutnya disimpulkan bahwa modern dressing efektif untuk perawatan luka kronis.Kata kunci: luka kronis; lansia; modern dressing