Hawary Annisa
Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI SIMANTAB TERHADAP PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH KABUPATEN ACEH BESAR Hawary Annisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah Pasal 9 Ayat (1) berbunyi Gubernur/Bupati/Walikota adalah pemegang kekuasaan pengelolaan barang milik daerah. Kemudian dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pasal 2 ayat (1) menyebutkan salah satu prinsip pelaksanaan SPBE yakni menerapkan prinsip efektivitas. Namun ditinjau dari segi efektivitas penerapan teknologi berbasis aplikasi oleh pemerintah Aceh Besar hingga saat ini belum menunjukkan hasil yang maksimal, ditandai dengan penggunaan aplikasi yang belum secara menyeluruh digunakan oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terdapat pada pemerintah Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas dan dampak penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Aceh Besar (SIMANTAB) terhadap pengelolaan barang milik daerah Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan pada penelitian ini kualitatif-deskriptif dengan mengumpulkan data melalui obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data tersebut di analisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian teori yang digunakan adalah teori efektivitas berdasarkan indikator pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi SIMANTAB masih belum efektif digunakan karena kualitas aplikasi yang belum mampu menampung secara keseluruhan data aset yang dimiliki oleh pemerintah Aceh Besar. Selain itu, penggunaan aplikasi SIMANTAB belum memberikan dampak bagi penggunanya terhadap proses percepatan pelaporan aset Aceh Besar ditandai dengan data aset yang belum terdata dengan jelas pada aplikasi tersebut. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Besar diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas aplikasi SIMANTAB agar menjadi aplikasi yang smart dan easy to use bagi setiap penggunanya agar menghasilkan data aset yang akurat dan terpercaya sesuai dengan tujuan awal diciptakan aplikasi ini yaitu menuju pengelolaan barang milik daerah yang berdaya guna dan berhasil guna untuk mewujudkan pelaporan keuangan yang akurat, transparan, dan akuntabel.Kata Kunci: Efektivitas, Barang Milik Daerah, Aceh Besar