Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Pusat Seni dan Budaya Gayo Tema : Arsitektur Kontemporer Alvis Sarakuama Malik; Muhammad Haiqal Haiqal; Riza Priandi Priandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 3 (2022): Volume 6, No.3, Agustus 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.437 KB)

Abstract

Sekarang ini masyarakat Indonesia memiliki nilai apresiasi yang lebih tinggi terhadap seni, begitu juga dengan masyarakat yang berada di dataran tinggi Gayo, seni kini mulai lebih di apresiasidi kalangan masyarakat. Banyak masyarakat Gayo dari berbagai golongan umur sebenarya memiliki bakat seni namun tidak dapat tersalurkan karena tidak memliki wadah atau tempat untuk meyalurkan bakatnya. Gayo merupakan suatu wilayah yang berada di Provinsi Aceh yang mencakup antara lain Aceh Tengah dengan ibu kota Takengon, Bener Meriah dengan ibu kota Simpang Tiga Redelong, Gayo Lues dengan ibukota Blangkejeren. Setiap daerah di Gayo memiliki pesonanya sendiri. Ketiganya memiliki ketingian antara 900 – 2600 meter diatas permukaan laut. Pusat Seni berusaha menampung kegiatan mencakup segala kalangan baik dari usia, maupun kemampuan perekonomian yang diharapkan dapat menjadi sarana yang edukatif bagi anak-anak dan pemuda dalam mengasah kreativitas, menjadi media untuk meningkatkan produktivitas para orang tua, menjadi solusi dari permasalahan kesenjangan sosial, serta menjadi fasilitas publik di Aceh Tengah. Objek rancangannya adalah Pusat Seni dan Budaya Gayo yang harapannya dapat menjadi wadah bagi para pemerhati budaya dan masyarakat umum untuk mempelajari dan lebih mengetahui tentang budaya Gayo, sekaligus sebagai tempat untuk memperkenalkan seni dan budaya dalam bentuk pagelaran serta pameran budaya Gayo kepada wisatawan.