Nani Ratnaningsih
Universitas Siliwangi Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Smart Application Creator Saddam Hussein; Nani Ratnaningsih; Khomsatun Ni'mah
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis android dengan menggunakan Smart Application Creator untuk mengeksplorasi pemahaman matematis peserta didik setelah menggunakan media SAC. Subjek dalam penelitian ini adalah, 3 orang guru matematika, 5 orang siswa kelas VIII, 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi, dan 30 orang siswa kelas VIII D SMPIT Al-Multazam 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Research and Development dengan model pengembangan ADDIE yang melalui beberapa tahap yaitu Analyze, Desain, Develop, Implementation, dan Evaluation untuk mendapatkan produk yang valid dan layak digunakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, memberikan angket analisis pembelajaran, memvalidasi materi dan media, memberikan angket respon pengguna, memberikan angket penilaian guru, dan tes pemahaman matematis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, angket analisis pembelajaran, lembar penilaian oleh ahli materi, lembar penilaian oleh ahli media, angket respons pengguna, angket penilaian guru, dan soal tes pemahaman matematis. Semua instrumen yang digunakan dalam penelitian ini sudah dinyatakan layak. Berdasarkan hasil penelitian, pada tahap analyze diperoleh informasi bahwa media pembelajaran yang digunakan menggunakan media yang sudah ada yaitu buku  atau modul cetak, dalam hal ini guru belum pernah mengembangkan media pembelajaran sendiri karena keterbatasan penguasaan teknologi. Pada tahap desain, peneliti membuat flowchart, storyboards, serta mempersiapkan data yang lainnya. Pada tahap develop dihasilkan media SAC yang berdasarkan penilaian dari para ahli memperoleh kategori valid sehingga dapat digunakan, berdasarkan hasil uji perseorangan memperoleh kategori “Baik”, dan berdasarkan penilaian guru matematika memperoleh penilaian dengan kategori “sangat baik”. Pada tahap implementation, berdasarkan hasil uji lapangan terhadap penggunaan media SAC yang memperoleh kategori “baik”. Pada tahap evaluation, diperoleh nilai rata-rata postest lebih besar dari nilai rata-rata pretest. Hasil uji effect size (ES) memperoleh hasil  dengan kategori “besar”. Media SAC yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media belajar yang dapat mengeksplorasi kemampuan pemahaman matematis.
Analisis Literasi Matematis dalam Menyelesaikan Soal PISA Ditinjau dari Metacognitive Awareness Tri Bekti Handayani; Nani Ratnaningsih; Puji Lestari
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan literasi matematis dan proses literasi matematis ditinjau dari Metacognitive Awareness dalam menyelesaikan soal PISA. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Pengambilan subjek dilakukan dengan memberikan angket kesadaran metakognisi kepada 15 peserta didik di SMK Al Huda Turalak kelas IX yang kemudian dari hasil tersebut dipilih secara purposive 3 subjek. Instrumen yang digunakan adalah angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) yang dikembangkan oleh Scraw & Dennison, tes Soal PISA level 1 sampai level 6 dan pedoman wawancara. Indikator proses literasi matematis yaitu 1) Kemampuan matematika dasar pada proses merumuskan masalah secara matematis, 2) Kemampuan matematika dasar pada proses menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran dalam matematika 3) kemampuan matematika dasar pada proses menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika . Hasil penelitian menunjukkan: 1) Peserta didik dengan Metacognitive Awareness kurang baik, mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 2 dan proses literasi matematis mampu merumuskan masalah secara matematis dan kurang mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran. 2) Peserta didik dengan Metacognitive Awareness cukup baik mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 4 dan proses literasi matematis mampu merumuskan masalah matematis dan mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran. Peserta didik dengan Metacognitive Awarenessbaik mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 5 dan proses lietarasi matematis mampu merumuskan masalah secara matematis, mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran, dan mampu menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika. Kata Kunci: Literasi Matematis, Metacognitive awereness, soal PISA