Keren Stelin Maliangkay
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, UPN Veteran Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN KONDISI EKONOMI MASYARAKAT TERHADAP PEMAKAIAN AIR DOMESTIK Keren Stelin Maliangkay; Nabila Erinaputri; Nadya Salsabila; Marina Ery Setiawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8811

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan manusia yang krusial dan merupakan sumber daya alam dengan fungsi yang sangat penting. Air tidak hanya penting bagi manusia, tetapi juga merupakan elemen yang sangat penting bagi kehidupan hewan dan tumbuhan di bumi. Air bersih dan sanitasi yang memadai merupakan salah satu capaian dari SDG’s ke-6 yang bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki akses universal yang merata terhadap air bersih dan sanitasi pada tahun 2030. Akses terhadap air minum yang memadai terlindungi, jarak pengambilan dan pembuangan yang minimal. Mengingat kebutuhan masyarakat akan air terkadang meningkat, bukan hanya karena semakin banyaknya masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga karena meningkatnya intensitas dan keragaman kebutuhan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kondisi ekonomi masyarakat terhadap penggunaan air domestik. Metode yang dipakai dalam penulisan artikel ini adalah literature review, dimana artikel ilmiah yang diterima dari sumber pencarian online di review dan disaring menggunakan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu tahun terbit yaitu 2018-2022, sesuai dengan materi yang kami dibahas. Hasil analisis dari seluruh artikel yang kami kaji yaitu menjelaskan bahwa tingkat penghasilan dari masyarakat dapat meningkatkan jumlah permintaan air minum untuk pemenuhan kebutuhan domestik. Permintaan air untuk pemenuhan kebutuhan domestik rumah tangga tersebut disebabkan oleh adanya kesediaan konsumen untuk membayar jasa layanan penyediaan air bersih.