Agnes Ferusgel
UPTD Puskesmas Karang Rejo, Balikpapan, Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENYULUHAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA Agnes Ferusgel; Farida Farida; Endang Dwi Esti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.10295

Abstract

Pernikahan usia dini berdampak buruk pada kesehatan, baik pada ibu dari sejak hamil sampai melahirkan maupun bayi karena organ reproduksi yang belum sempurna. Berdasarkan data yang didapatkan bahwa data pernikahan dini yang terdaftar di Kelurahan Karang rejo selama Tahun 2021 sampai Juli 2022 sebanyak 8 orang. Promosi kesehatan memiliki peran penting dalam upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat berupa pendekatan perilaku gaya hidup Salah satu upaya dalam pencegahan pernikahan dini yaitu meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan melakukan penyuluhan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dalam upaya  pencegahan pernikahan dini pada remaja di MAS Sabilal Muhtadin. penelitian ini adalah  Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre-test and post test. Penelitian dilakukan di MA Sabilal Muhtadin Balikpapan. Jenis data penelitian yaitu data primer dari pengisian kuesioner oleh responden. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan pada pengukuran 1 dan pengukuran 2. Sampel penelitian sebanyak 36 orang dan uji analisis menggunakan wilcoxon. Berdasarkan uji analisis didapatkan nilai nilai p=0,015<0,05 yang artinya penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dalam upaya  pencegahan pernikahan dini pada remaja di MAS Sabilal Muhtadin. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penyuluhan perlu dilakukan secara konsisten dalam meningkatkan pengetahuan reaja tentang kesehatan reproduksi sehingga dapat mencegah pernikahan pada usi dini.