Eko Subiantoro
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implikasi Pendidikan dalam Q.S. Luqman Ayat 13 terhadap Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak Wildan Mansur; Eko Subiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v2i2.1259

Abstract

Abstract. Process of delivering information, thoughts and attitudes aim to achieve mutual understanding, regarding the problems to be discussed, which in turn is expected to change behavior. The type of approach in this writing is library research, which is taking research materials from several books or other literature that supports this research. The approach used is a phenomenological approach, which is trying to understand the meaning of interactions between human beings in terms of education. So, the emphasis is on an interactive understanding of the phenomena that occur. The results of this study indicate that the editorial "yaa bunayya" is a form of a sentence consisting of munada which is preceded by the letter nida. Bunayya as munada and yaa as the letter nida. The sentence bunayya is also a tasghir form of the word ibn, this word form shows the child is physically still small and shows a close relationship (al-iqtirab) and affection between parents and children. In addition, the word ibn has the same root as the word banaa (build) which means parents take part in building the character of the child. Interpersonal communication between parents and children can result in effective interpersonal relationships and cooperation can be improved. So parents need to be open, trusting, supportive, understanding, respecting, and developing each other's qualities. Interpersonal relationships need to be grown and improved by improving relations and cooperation between various parties. Abstrak. Dalam proses penyampaian informasi, pikiran dan sikap bertujuan untuk mencapai saling pengertian, mengenai masalah yang akan dibicarakan yang akhirnya diharapkan terjadi perubahan perilaku. Jenis pendekatan dalam artikel ini adalah penelitian kepustakaan, mengambil bahan penelitian dari beberapa buku atau publikasi lain yang mendukung penelitian ini. Metode yang digunakan adalah metode fenomenologi, yang berusaha memahami makna interaksi manusia dalam istilah pendidikan. Oleh karena itu, fokusnya adalah pada pemahaman interaktif terhadap fenomena yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan redaksi “yaa bunayya” merupakan bentuk kalimat yang terdiri dari munada yang didahului dengan huruf nida. Bunayya sebagai munada dan yaa sebagai huruf nida. Kalimat bunayya juga merupakan bentuk tasghir dari kata ibn, bentuk kata ini menunjukkan anak secara fisik masih kecil dan menunjukkan adanya hubungan kedekatan (al-iqtirab) dan kasih sayang antara orang tua dan anak. Selain itu, kata ibn seakar dengan kata banaa (membangun) yang bermakna orang tua ikut andil dalam membangun karakter anak. Komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak-anak dapat mengarah pada hubungan interpersonal yang efektif dan meningkatkan kolaborasi. Oleh karena itu, orang tua harus terbuka, percaya mendukung, memahami, menghormati, dan mengembangkan kualitas satu sama lain. Hubungan interpersonal perlu diperluas dan ditingkatkan dengan meningkatkan hubungan dan kerjasama antar pihak yang berbeda.
Implementasi Metode Hiwar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Ratna Widian Ningke; Eko Subiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v2i2.1480

Abstract

Abstract. The method is one of the appropriate and harmonious ways to present something so that an effective and efficient learning goal is achieved in accordance with what is expected. The method that can be applied by PAI teachers for this is the implementation of the hiwar method. This method can encourage student participation to ask questions and express their opinions. This research is a research with a pre-experimental approach. Data collection techniques in this study using interviews, observation, and documentation. This quantitative research is presented in the form of numbers and text to explain clearly how the preliminary activities, core activities, and evaluation of learning are carried out by PAI teachers in implementing the hiwar method at SMK X Margasari. The previous condition of learning participation was classified as lacking with an average value ranging from 53%-54%. This is because learning focuses on teacher explanations and textbooks only. Lack of exploring student knowledge makes students tend to be passive and less enthusiastic in expressing their opinions or asking questions. The lack of discussion activities also affects student learning participation. Therefore, with the implementation of the hiwar method students are able to increase learning participation (participation in asking questions, answering questions, doing assignments, discussing and concluding material) with an average range ranging from 58.33% - 98.80% and getting good and very good categories. Abstrak. Metode merupakan salah satu jalan yang ditempuh sesuai dan serasi untuk menyajikan suatu hal sehingga tercapai suatu tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien sesuai dengan apa yang diharapkan. Metode yang bisa diterapkan oleh guru PAI untuk hal tersebut adalah dengan implementasi metode hiwar. Metode tersebut dapat mendorong partisipasi siswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan pre-experimental. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian kuantitatif ini disajikan dalam bentuk angka dan teks untuk menjabarkan secara jelas bagaimana kegaiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru PAI dalam pengimplementasian metode hiwar di SMK X Margasari. Kondisi sebelumnya partisipasi belajar tergolong kurang dengan nilai rata-rata yang berkisar 53%-54%. Hal ini dikarenakan pembelajaran berfokus pada penjelasan guru dan buku paket saja. Kurangnya meng-eksplore pengetahuan siswa membuat siswa cenderung pasif dan kurang antusias dalam mengemukakan pendapatnya ataupun bertanya. Kurangnya kegiatan diskusi pun mempengaruhi partisipasi beajar siswa. Oleh karena itu, dengan implementasi metode hiwar siswa mampu meningkatkan partisipasi belajar (partisipasi bertanya, menjawab pertanyaan, mengerjakan tugas, diskusi serta menyimpulkan materi) dengan range rata-rata berkisar 58,33% - 98,80% dan mendapatkan kategori baik serta sangat baik.
Implikasi Pendidikan dalam Q.S. Luqman Ayat 13 terhadap Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak Wildan Mansur; Eko Subiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v2i2.1259

Abstract

Abstract. Process of delivering information, thoughts and attitudes aim to achieve mutual understanding, regarding the problems to be discussed, which in turn is expected to change behavior. The type of approach in this writing is library research, which is taking research materials from several books or other literature that supports this research. The approach used is a phenomenological approach, which is trying to understand the meaning of interactions between human beings in terms of education. So, the emphasis is on an interactive understanding of the phenomena that occur. The results of this study indicate that the editorial "yaa bunayya" is a form of a sentence consisting of munada which is preceded by the letter nida. Bunayya as munada and yaa as the letter nida. The sentence bunayya is also a tasghir form of the word ibn, this word form shows the child is physically still small and shows a close relationship (al-iqtirab) and affection between parents and children. In addition, the word ibn has the same root as the word banaa (build) which means parents take part in building the character of the child. Interpersonal communication between parents and children can result in effective interpersonal relationships and cooperation can be improved. So parents need to be open, trusting, supportive, understanding, respecting, and developing each other's qualities. Interpersonal relationships need to be grown and improved by improving relations and cooperation between various parties. Abstrak. Dalam proses penyampaian informasi, pikiran dan sikap bertujuan untuk mencapai saling pengertian, mengenai masalah yang akan dibicarakan yang akhirnya diharapkan terjadi perubahan perilaku. Jenis pendekatan dalam artikel ini adalah penelitian kepustakaan, mengambil bahan penelitian dari beberapa buku atau publikasi lain yang mendukung penelitian ini. Metode yang digunakan adalah metode fenomenologi, yang berusaha memahami makna interaksi manusia dalam istilah pendidikan. Oleh karena itu, fokusnya adalah pada pemahaman interaktif terhadap fenomena yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan redaksi “yaa bunayya” merupakan bentuk kalimat yang terdiri dari munada yang didahului dengan huruf nida. Bunayya sebagai munada dan yaa sebagai huruf nida. Kalimat bunayya juga merupakan bentuk tasghir dari kata ibn, bentuk kata ini menunjukkan anak secara fisik masih kecil dan menunjukkan adanya hubungan kedekatan (al-iqtirab) dan kasih sayang antara orang tua dan anak. Selain itu, kata ibn seakar dengan kata banaa (membangun) yang bermakna orang tua ikut andil dalam membangun karakter anak. Komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak-anak dapat mengarah pada hubungan interpersonal yang efektif dan meningkatkan kolaborasi. Oleh karena itu, orang tua harus terbuka, percaya mendukung, memahami, menghormati, dan mengembangkan kualitas satu sama lain. Hubungan interpersonal perlu diperluas dan ditingkatkan dengan meningkatkan hubungan dan kerjasama antar pihak yang berbeda.
Implementasi Metode Hiwar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Ratna Widian Ningke; Eko Subiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v2i2.1480

Abstract

Abstract. The method is one of the appropriate and harmonious ways to present something so that an effective and efficient learning goal is achieved in accordance with what is expected. The method that can be applied by PAI teachers for this is the implementation of the hiwar method. This method can encourage student participation to ask questions and express their opinions. This research is a research with a pre-experimental approach. Data collection techniques in this study using interviews, observation, and documentation. This quantitative research is presented in the form of numbers and text to explain clearly how the preliminary activities, core activities, and evaluation of learning are carried out by PAI teachers in implementing the hiwar method at SMK X Margasari. The previous condition of learning participation was classified as lacking with an average value ranging from 53%-54%. This is because learning focuses on teacher explanations and textbooks only. Lack of exploring student knowledge makes students tend to be passive and less enthusiastic in expressing their opinions or asking questions. The lack of discussion activities also affects student learning participation. Therefore, with the implementation of the hiwar method students are able to increase learning participation (participation in asking questions, answering questions, doing assignments, discussing and concluding material) with an average range ranging from 58.33% - 98.80% and getting good and very good categories. Abstrak. Metode merupakan salah satu jalan yang ditempuh sesuai dan serasi untuk menyajikan suatu hal sehingga tercapai suatu tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien sesuai dengan apa yang diharapkan. Metode yang bisa diterapkan oleh guru PAI untuk hal tersebut adalah dengan implementasi metode hiwar. Metode tersebut dapat mendorong partisipasi siswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan pre-experimental. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian kuantitatif ini disajikan dalam bentuk angka dan teks untuk menjabarkan secara jelas bagaimana kegaiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru PAI dalam pengimplementasian metode hiwar di SMK X Margasari. Kondisi sebelumnya partisipasi belajar tergolong kurang dengan nilai rata-rata yang berkisar 53%-54%. Hal ini dikarenakan pembelajaran berfokus pada penjelasan guru dan buku paket saja. Kurangnya meng-eksplore pengetahuan siswa membuat siswa cenderung pasif dan kurang antusias dalam mengemukakan pendapatnya ataupun bertanya. Kurangnya kegiatan diskusi pun mempengaruhi partisipasi beajar siswa. Oleh karena itu, dengan implementasi metode hiwar siswa mampu meningkatkan partisipasi belajar (partisipasi bertanya, menjawab pertanyaan, mengerjakan tugas, diskusi serta menyimpulkan materi) dengan range rata-rata berkisar 58,33% - 98,80% dan mendapatkan kategori baik serta sangat baik.