Wa Ode Nur Asma La Dia Nur
Departemen Teknologi Hasil Perikanan, IPB University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Purifikasi Minyak Mata Tuna Kaya DHA (Thunnus sp.) dengan Variasi Adsorben : Purification of Fish Oil Tuna Eyes (Thunnus sp.) Rich-DHA with Various Adsorbents Wa Ode Nur Asma La Dia Nur; Wini Trilaksani; Wahyu Ramadhan
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 25 No 3 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v25i3.42794

Abstract

Omega-3 dengan kandungan asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) yang tinggi telah dilaporkan pada by-product dalam berbagai riset dunia selama 10 tahun terakhir. Disisi lain, bahan baku minyak ikan omega-3 di Indonesia umumnya didominasi oleh minyak impor. Uniknya, sumber omega-3 bisa didapatkan dari by-product industri pengolahan perikanan seperti pada mata ikan tuna. Pemanfaatan dari by-product industri pengolahan tuna ini dapat menjadi sumber bahan baku terbarukan juga sebagai upaya penanganan dan pemanfaatan dari by-product perikanan. Namun, kualitas minyak ikan yang dihasilkan dari by-product perikanan umumnya belum memenuhi baku mutu yakni masih tingginya bilangan peroksida. Bilangan peroksida menunjukkan terjadinya oksidasi primer pada minyak ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai adsorben dengan rujukan riset terdahulu dalam upaya penurunan bilangan peroksida pada minyak mata ikan tuna. Metode penelitian ini menggunakan tiga jenis adsorben yakni magnesol, bentonite, dan zeolite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan netralisasi 16°Be dilanjutkan dengan bleaching menggunakan magnesol mampu menurunkan nilai peroksida 56,62±7,07 meq/kg menjadi 11,28±0,73 meq/kg, bentonite menjadi 35,21±2,81 meq/kg, dan zeolite menjadi 35,65±1,89 meq/kg. Pemurnian minyak mata tuna menggunakan magnesol merupakan perlakuan terbaik dalam menurunkan bilangan peroksida jika dibandingkan dengan adsorben bentonit dan zeolite. Efektivitas penurunan mencapai 80% dalam menurunkan nilai peroksida pada minyak mata ikan tuna.