Apilena Way
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Sd Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Apilena Way
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.661 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.68841

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 14 Teminabuan Distrik Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan Papua Barat melalui pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Tahun Pelajaran 2020/ 2021 pada kompetensi menentukan ukuran sudut pada bangun datar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Setiap siklus dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika tentang menentukan ukuran sudut pada bangun datar cenderung meningkat setelah mendapatkan pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization daripada pembelajaran yang konvensional. Pengukuran peningkatan kualitas proses dilihat dari peningkatan aktifitas belajar siswa pada prasiklus sebesar 52,3% dengan kriteria kurang (D), meningkat pada siklus I sebesar 71%, dan pada siklus II menjadi 85,6% dengan kriteria sangat baik (A). Peningkatan kualitas hasil diukur dari peningakatan daya serap siswa terhadap kompetensi menentukan ukuran sudut pada bangun datar, melalui uji kompetensi. Sebelum dilakukan tindakan ketuntasan klasikal mencapai 41%, dengan rata- rata hasil belajar 64,4. Ketuntasan klasikal pada tindakan siklus I meningkat menjadi 64,7%, dengan rata- rata hasil belajar 71,03, dan pada siklus II ketuntasan klasikal meningkat signifikan sebesar 88%, dengan rata- rata hasil belajar 82,1.