Desri Astuti
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kcdokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Kehamilan Tidak Direncanakan Pada Perempuan Menikah Desri Astuti; Nurfadhilah Nurfadhilah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2014): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.10.1.46-57

Abstract

Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD) adalah kehamilan yang teijadi ketika seorang perempuan sedang tidak berencana memiliki anak. Penelitian ini bertujuan mclihat fenomena kehamilan yang tidak terencana pada perempuan menikah secara mendalam menggunakan studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dipilih berdasarkan kriteria inklusi yaitu perempuan menikah yang pemah mengalami KTD sebanyak sembilan orang dan dua orang informan merupakan suami informan utama untuk mengkonfirmasi data. Informan bertempat tinggal di Cirendeu, Pondok Ranji dan Cilincing. Pemilihan Informan melalui identifikasi dengan instrumen kuisioner identifikasi. Data diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam yang direkam dengan voice recorder. Analisis data dilakukan dengan cara memberikan kode pada kata kunci yang diberikan informan dan kemudian dikelompokkan menjadi tema-tema. Hasil analisis dalam penelitian ini dikelompokkan dalam enam tema utama yaitu penyebab terjadinya KTD pada perempuan menikah, perasaan yang muncul ketika dinyatakan positif hamil disaat tidak sedang berencana memiliki anak, tindakan yang dilakukan terhadap KTD, pihak lain yang memengaruhi pengambilan keputusan tindakan terhadap KTD, persepsi tentang dampak KTD, dan sikap terhadap aborsi. Selain keenam tema tersebut, peneliti juga menganalisis dua tema temuan lainnya yaitu pemenuhan kebutuhan terhadap keluarga berencana dan penentuan jumlah anak dalam rumah tangga. KTD dapat mengarah pada teijadinya aborsi. Kehamilan tidak direncanakan dapat dicegah bila dilakukan peningkatan penggunaan kontrasepsi yang efektif.